Pejabat barunya adalah AKBP. Afrizal yang sejatinya bukan wajah baru melainkan sebelumnya  sudah pernah bertugas di Intan Jaya. Pergantian ini dikarenakan pejabat sebelumnya harus memulihkan kondisi kesehatan.
Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay George Awi mengatakan, tatap muka yang dilakukan pemerintah dengan masyarakatnya sangat penting dalam menyampaikan informasi dan sosialisasi, sehingga masyarakat bisa tahu produk Perda yang akan dibuat atau telah disahkan.
Bagaimana tidak, penganggaran awal untuk tiga DOB ini dibebankan kepada provinsi induk. Jadi tiga provinsi baru ini masih harus bergantung pada Provinsi Papua untuk agenda persiapan – persiapannya.
 Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri menyampaikan bahwa satu tugas yang dilakukan terkait penanganan kasus tersebut adalah bagaimana membangun komunikasi yang baik untuk para pihak.
 Setelah diamankan, keduanya kemudian dilakukan pemeriksaan dan diduga kuat keduanya terlibat dalam gerakan kelompok Papua merdeka. Kepolisian Resor Nabire memastikan keduanya merupakan anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB). Keduanya diamankan, Jumat (21/10) sekira pukul 02.30 WIT.
Ia meminta Kapolres, Kapolsek dan seluruh personel Polri untuk bisa mengimplementasikan penyampaian Kapolri tersebut. Satu yang menarik adalah anggota Polri maupun keluarga diingatkan untuk mengurangi bermain media sosial.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Robby Kayame menyampaikan, kendati pihaknya belum menerima aduan adanya kasus gagal ginjal tersebut, namun beberapa antisipasi telah dilakukan pihaknya.
Kelimanya ditarik Kata Kepala BBPOM Jayapira karena dinilai memiliki kandungan cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman. ( Data lengkap pada tabel)
 "Saya percaya bahwa sumber daya manusia orang asli Papua sudah jauh lebih banyak, Hari ini kita punya SDM sudah ribuan. Coba kita lihat tenaga kerja di berbagai instansi sudah ada orang asli Papua," katanya di Abepura belum lama ini.
Dikatakan Musa'ad, dengan adanya pemekaran Daerah Otonomi Baru (ODB) sudah tentu penganggaran untuk Provinsi Induk berkurang. Dana transfer dari pusat nantinya akan dibagi menjadi tiga yakni Provinsi Papua sendiri dan 3 DOB.