Dikatakan, dalam operasi justisi ini pihaknya melakukan pemeriksaan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk kendaraan sipil, kendaraan dinas (Randis) meliter untuk SIM meliter, STNK, kaca spion, knalpot dan sebagainya.
Badan Pengawas Hilir (BPH) Migas bersama dengan provinsi dan kabupaten dalam waktu dekat ini akan turun ke Merauke untuk melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM yang ada di 19 penyalur di Kabupaten Merauke, termasuk di Kabupaten Boven Digoel.
 Menurut bupati, dana pembangunan yang ada di lembaga dan kementrian yang ada di Jakarta diperuntukkan untuk membangun seluruh daerah di Indonesia, sehingga siapa yang mampu membangun komunikasi dengan pusat dengan program kegiatan yang jelas dan terinci, maka dia akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut.
‘’Tentu untuk melakukan pengawasan tersebut, kita akan laksanakan secara terpadu dengan melibatkan TNI dan Polri. Tidak mungkin kita lakukan sendiri,’’tandas Elias Refra menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos di Kantor Bappeda Kabupaten Merauke, Selasa (5/4).
Kebakaran ini sendiri kata Kapolsek Merauke Kota Enggelberta Kaize terjadi, Sabtu (2/4) lalu sekitar pukul 20.30 WIT, di jalan Garuda Mopah Lama Merauke. "Kebakaran tersebut melahap bangunan bengkel dan menjadi tempat penyimpanan spare part alat berat ,"katanya.
‘’Di sekitar Tanjung Salak itu ada ada ganguan kabel optik. Gangguan kabel optik ini sudah dideteksi. Lalu direncanakan akan dilakukan perbaikan,’’tuturnya.
Bupati Meruake Drs Romanus Mbaraka menjelaskan bahwa sejak Indonesia merdeka sampai sekarang, masyarakat yang ada di kampung tersebut belum tersentuh pembangunan dikarenakan untuk menjangkau daerah itu sangat sulit.Â
Wakil Bupati Merauke H. Riduwan, S.Sos, M.Pd yang membuka secara langsung kegiatan tersebut mengapresiasi LPP RRI Merauke yang sudah sekian kalinya menggelar PTQ. ‘’Ini bagian pengabdian RRI kepada Nusa dan Bangsa,’’ katanya.
Kapolres Merauke AKBP. Ir Untung Sangaji, M.Hum melalui Kabag Ops Kompol Viky Pandu, SIK, SH, MH, kepada wartawan ditemui membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, rencana penyerangan ini dilakukan sekelompok warga dari belakang RSUD Merauke dengan menggunakan sekitar 3 pickup dengan membawa alat tajam menuju Yobar Kampung.