Hasil panen rendengan tahun 2022 ini dipastikan turun, dibandingkan dengan hasil panen rendengan tahun 2021 lalu. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Ir. Ratna Lauce, M.Si ditemui media ini saat di gedung DPRD Merauke mengakui hal itu. ‘’Ya dipastikan hasil panen akan turun,’’ jelasnya.Â
  Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Merauke ini menjelaskan, dalam hal perhtingan TPP harus jelas parameternya. Bahwa seorang pejabat eselon II dengan beban kerja yang berbeda tidak harus sama tunjangannya.
‘’Hari ini kita memulai Pekan Suci, peristiwa di mana mereka sungguh-sungguh bersorak sorai mengiringi Tuhan memasuki Yerusalem,’’ kata Pastor Sonny.
Menurut Yohanes Kapura, kampung ini tanpa sarana karena sejak Indonesia merdeka bahkan sejak Kabupaten Merauke sudah ada, kampung ini sudah ada. Namun di kampung yang berpenduduk lebih dari 50 kepala keluarga ini tidak ada satupun rumah layak huni. Tidak ada sarana ibadah gereja, tidak ada sekolah.
‘’Dengan membeli kompor induksi, maka akan mendapatkan kode voucer untuk penambahan daya dengan harga Rp 150.000. Dibandingkan secara reguler itu biayanya cukup besar,’’ tandasnya. Â
Dengan adanya perekrutan ASN di lingkungan Pemkab Merauke, baik melalui formasi umum maupun melalui pengangkatan honorer, maka jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Merauke mencapai 6.334 orang. Saat ini, jumlah ASN sudah mencapai 4.933 orang.
Kelima Raperda non APBD yang akan ditetapkan ini 2 diantaranya merupakan usulan dari pemerintah daerah. Sedangkan 3 Raperda lainnya merupakan inisiatif dari DPRD Merauke.
''Kalau ada jembatan timbang, tentu beban yang melewati jembatan ini bisa diatur. Tapi dengan kondisi sekarang, truk-truk dengan muatan yang melewati kapasitas jembatan dengan leluasa lewat di jembatan,'' terangnya.
Dominggus mengakui, pelabuhan ini sudah cukup lama selesai dibangun, namun asetnya baru dilimpahkan saat ini. Meski begitu, dia berharap dengan pelimpahan aset ini, Wakil Bupati, Merauke H. Riduwan, S.Sos, M.Pd menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membangun dermaga ini untuk mendukung pelayanan transportasi di Kabupaten Merauke, khususnya kapal-kapal yang tidak masuk ke pelabuhan umum Merauke.
   ‘’Kami para staf, tenaga medis dan tenaga non medis yang bekerja di RSUD Merauke meminta hak-hak kami yang belum direalisasikan oleh manajemen RSUD Merauke sampai saat ini,’’ kata Victor Apasaray sebagai pembicara dari aksi demo tersebut.