Plt Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Selatan, Paskalis Netep, SH, yang juga masih tercatat sebagai staf ahli Gubernur Papua ini saat ditemui di sela-sela rapat kerja Pemprov Papua Selatan di Swiss Belhotel Merauke mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang masuk dalam tahap penyusunan.
Panitia Khusus (Pansus) III yang menangani infrastruktur terkait dengan realisasi paket pekerjaan tahun 2022 di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dan Dinas Perumahan Rakyat Kabupaten Merauke, Pansus DPD Kabupaten Merauke tersebut menghadirkan 3 pimpinan OPD yakni Kadis PU, Yanuarius Katmok, ST, MT, Kadis Perumahan Rakyat, Johan M. Rantepadang, ST, M.Si dan Inspektur Daerah Kabupaten Merauke, Drs. Rudy Erward Risamasu di ruang sidang DPRD Merauke, Rabu (25/1).
Pasca pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0797 yang mengalami kecelakaan di Bandara Mopah Merauke, Satuan Narkoba Polres Merauke langsung melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kru pesawat Lion Air mulai dari pilot, co pilot dan pramugari.
Musibah kecelakaan dialami Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0797 di Bandara Mopah Merauke, Kamis (26/1) sekitar pukul 09.10 WIT.
Pesawat yang membawa 126 Penumpang dengan tujuan Jayapura-Makassar-Jakarta tersebut gagal terbang akibat sayap kanan pesawat retak setelah menabrak Garbarata.
Babinsa Serda Krispiyanto menyampaikan, beberapa hari belakangan ini curah hujan terus meningkat, sehingga mengakibatkan naiknya air laut di sepanjang pesisir Kampung Konorau dan merendam sebagian rumah masyarakat.
Anak Buah Kapal (ABK) KM Merpati bernama Rudi (25), yang ditemukan meninggal dunia, dipastikan terpeleset dan jatuh ke Kali Kumbe. Hal itu dipastikan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Satuan Polairud Resor Merauke terhadap 6 saksi, termasuk nahkoda.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke melalui Kepala Subseksi Operasi, Reza Afriyanto, S.Sos yang berada di lapangan menyampaikan, atas kesepakatan antara pihak perusahaan dan keluarga, maka jenazah korban akan dikirim ke kampung halamannya di Bogor. “Tapi sebelumnya, korban akan dievakuasi dulu ke RSUD menggunakan ambulans rumah sakit,” kata Reza.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Darmawan, dalam keterangannya , Minggu (22/1) menjelaskan, peristiwa naas ini dialami korban Sabtu (21/10) sekitar 17.20 WIT. ‘’Kejadian ini secara rinci dilaporkan oleh kapten KM. Merpati pada Pos Polairud Kumbe Merauke sekitar pukul 21.40 WIT.
Bagi Umat Budha keturunan Thionghoa, mereka mendatangi Vihara Arya Dharma Jaya yang ada di Mopah Lama Merauke untuk berdoa di Patung Budha. Eko Purwanto, S.Ag, romo atau pendeta di Vihara Arya Dharma Jaya Merauke mengungkapkan, Vihara terbuka bagi Umat Budha yang ada di Merauke mulai pukul 08.30 WIT sampai 21.00 WIT.
Benhur mengaku, tidak mengetahui apa yang menjadi alasan pemerintah pusat khususnya Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak mengalokasikan DAK Fisik ke Merauke tersebut. Padahal pihaknya telah mengajukan program sesuai dengan perencanannya.