Kamarudin mengatakan lomba debat bertujuan tidak hanya membangkitkan jiwa kritis, optimis tetapi juga beretika dalam berdebat. Selain itu juga, debat berguna dalam mengolah kecerdasan lingustik, dan bagaimana peranan mereka dalam memperdebatkan sesuatu yang kontra maupun pro, menciptakan persepsi baru dan membangkitkan kepercayaan pendengar.
Hal ini dikatakan Hasi Humas terkait dengan jumlah pengguna media sosial aktif di Indonesia di tahun 2024 mencapai 139 juta orang atau sekitar 50 persen dari total populasi penduduk Indonesia.
Mensikapi hal tersebut Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menekankan pentingnya penggunaan media sosial yang bijak guna menghindari penyebaran informasi palsu atau hoaks.
Sejatinya berita bohong atau hoax sangat rentan menimbulkan masalah pada hubungan sosial bahkan merugikan banyak orang. Sayangnya, sebagian besar orang, masih suka mempecayai informasi yang diterima tanpa lebih dulu mengkroscek validnya informasi tersebut. Mirisnya, informasi hoax justru lebih cepat menyebar dibanting berita fakta.
Isak menjelaskan, lewat akun facebook orang terdekatnya ia menulis komentar kata bijak dari Pendeta Dominee Izaak Semuel Kijne yang berbunyi “Barang siapa yang bekerja di tanah ini dengan jujur, dengar dengaran, maka ia akan berjalan dari tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain”
Kapolsek mengatakan jika dilihat dari modus pelaku dalam melakukan jual beli motor bodong tersebut, maka kemungkinan akan ada keterlibatan pelaku lain yang menjadi sindikat dalam jaringan jual beli motor bodong tersebut.
Karenanya ia mengapresiasi para pengguna medsos yang cerdas dan mau memilah mana yang bisa dishare maupun yang sifatnya provokatif. Deni juga memuji platform Lintas Kejadian Kota Jayapura (LKKJ) yang dianggap memberi banyak informasi berimbang dan menjadi media yang ikut melawan informasi hoax.