Pantauan Cenderawsih Pos, berbagai pengerjaan mulai dari penataan altar patung (Rupang Buddha), sampai pada pembersihan sekitar Vihara, telah mereka kerjakan. Selain itu tampak juga sebagian ada yang menyapu ruangan, penataan halaman luar Vihara, pun juga berbagai persiapan lain yang mereka kerjakan.
“Kita sudah susun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan telah direvisi. Dalam RTRW itu sudah ditentukan untuk kawasan hutan lindung, ruang terbuka hijau, taman, fasilitas publik, perkantoran dan lain sebagainya,” ujarnya, Jumat (2/6).
Dari tiga pelaku, Polisi hanya berhasil menangkap YI yang ketika itu bersembunyi di Taman Imbi. Saat itu juga, ia langsung saja dipegang dan dibawa ke Mapolres. Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Oscar Fajar Rahadian, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Kasat Reskrim mengatakan, penangkapan pelaku curanmor tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : Lp / B / 554 / V / 2023 / Spkt / Polresta Jayapura kota / Polda Papua tanggal 31 Mei 2023 tentang curanmor
Agenda kunjungan Mensor RI ke Papua, memang terlihat cukup padat agendanya. Kunjungan dilakukan mulai di Serui Kabupaten Kepulauan Yapen, Rabu (31/5) Mensos melakukan kunjungan di Kota Jayapura,
Anggaran tersebut itu akan dipakai untuk pembiayaan tahapan pemilu di Kota Jayapura. "Ini baru sebatas pengusulan anggaran saja dan belum ada pembahasan dengan Pemkot Jayapura,” kata Ketua KPU Kota Jayapura, Oktovianus Injama, Selasa (30/5) .
Manderi mengaku bahwa jalan rusak tersebut sudah dua kali dianggarkan, sehingga tidak bisa lagi dianggarkan di tempat yang sama. “Jika dianggarkan lagi itu justru akan menjadi pertanyaan, sebab selang 1-2 tahun lalu longsor lagi,” kata Manderi.
Ruas jalan hamadi yang rusak akibat longsor pada April lalu mulai dikeluhkan sebagian pengendara. Pasalnya, sudah sebulan lebih namun belum juga diperbaiki oleh pemerintah setempat.
"Ini artinya orang Papua bisa, tinggal bagaimana kita mau atau tidak. Memang sulit dan tidak mudah. Tetapi saya ingin bapa-mama berhasil dan anak-anaknya bisa sukses meraih cita-citanya," sambungnya.
Petronela menerima penghargaan ini untuk kategori pembina lingkungan. Dalam program ini ada empat kategori yakni pertama Perintis Lingkungan, Pengabdi Lingkungan, Kategori Penyelamat Lingkungan, Kategori Pembina Lingkungan.
“Iya, jadi kami diberitahu bahwa CCTV nya sudah tidak berfungsi, sehingga kami pikir ini akan mengkhawatirkan karena hampir setiap hari ada insiden di Jembatan Youtefa,” beber Ida Pillomina di ruang kerjanya, Selasa (30/5).