Di ruang kerjanya Rektor ISBI Tanah Papua Dr. I Dewa Ketut Wicaksana, SSP., M.Hum.,menyampaikan, bahwa sosialisasi ini perlu dilakukan untuk memberikan informasi terkait perguruan tinggi dan menjawab kesulitan guru serta siswa dalam pendaftaran SNMPTN dan UTBK SBMPTN 2022.
 Para finalis ini pada Kamis (17/3) mendatangi Rumah Bakau Jayapura untuk menggali informasi terkait ekosistem mangrove termasuk hutan perempuan. Selain melakukan diskusi, Tanj Monj juga membuat video pendek tentang kawasan ekosistem mangrove di sekitar Pantai Hamadi.
 Sebab, kalau tidak cermat bisa kena pungutan liar (pungli) oleh oknum petugas di pintu masuk pelabuhan yang memberikan Karcis Pas Masuk Pelabuhan Jayapura. Saat hendak masuk, oknum petugas tersebut mengatakan bahwa biaya masuk Rp 20 ribu. Anehnya, karcis tidak diberikan ke pengendara mobil yang masuk tapi diselipkan di wiper kaca depan mobil.Â
  Jika dicermati para pengguna ini rata – rata anak muda dan masih usia sekolah dan lokasi yang biasa dipakai untuk ngelem adalah di Ruko Dok II dan di samping Bank Syariah Entrop termasuk di Ampera, Jayapura.
 "Terjadi peningkatan pemanfaatan mesin ADM oleh masyarakat. Kita akan lakukan lebih banyak sosialisasi lagi, salah satunya juga melalui media, sehingga kami harap lambat laun lebih banyak masyarakat yang familiar dengan mesin tersebut," ujarnya.
 Dokter psikiater Fungsional RSJ Abepura Konsultan psikiatri anak dan remaja dr Manoe Bernd Paul. SpKJ.(K)AR. MKes menuturkan, 2 dari 3 pasien yang menjalani perawatan di bansal anak dan remaja hampir 75 persen masuk karena gejala psikotik atau gangguan jiwa berat terkait penyalahgunaan zat seperti ganja, alkohol dan lem aibon.
  "Sampai hari ini, kami masih protes tentang pengangkatan P3K, bahkan beberapa waktu kan kami sama-sama dengan ketua umum PGRI memprotes tentang penerimaan P3K, kerena dianggap bahwa tidak layak. Harusnya kan ada koordinasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan supaya kita memetakan tentang penerimaan P3K," ujarnya, Jumat (11/3).
Dalam sepekan tercatat ada 4 kasus penemuan mayat di wilayah hukum Polresta Jayapura. Pertama di SLB, kedua penemuan mayat di dalam pos kamling Varian Jayapura Utara, ketiga seorang wanita di Kotaraja namun tidak dilaporkan dan keempat di mess PLN depan SMPN 1 Jayapura di Dok V.
  Artinya saat ditemukan tubuh korban sudah mengeluarkan bau tak sedap dan mulai membengkak. Warga Kelurahan Gurabesi Distrik  juga sempat dikagetkan dengan informasi temuan mayat ini sehingga langsung ditindaklanjuti oleh polisi.