Kepala Kampung Koya Koso Gideon Waskai SH. menyampaikan bahwa pembangunan rumah layak huni bersumber dari dana kampung tahun 2021. "Sebanyak 11 unit rumah dari dana kampung kurang lebih 2 miliar 30 juta sekian. Retribusi pajak 4 unit rumah. Saya ingin walikota serahkan langsung resmikan agar masyarakat bisa tahu ini yang telah kami kerjakan," ujarnya.
Karena itu, keluarga masyarakat adat ini yang melakukan pungutan secara liar, baik iuran tempat penjualan ikan, maupun lahan parkir. Dinas perikanan sendiri tidak bisa melakukan pungutan di PPI tersebut, karena dasar hukum atau Perda yang mengatur pungutan ini belum ada.
  Restrukturalisasi jajaran PDAM Jayapura ini ditandai dengan penyerahan SK mutasi kepada 57 pejabat PDAM yagn dialukakn di aula Kantor Pusat PDAMA Jayapura, Selasa (17/5).  Â
Buku ini berisi tulisan atau materi dari tujuh pembicara atau narasumber pada kegiatan Seminar Nasional dengan tema Prospek Penyelenggaraaan Pemerintahan Perspektif Undang-undang Nomor 2 tahun 2021 yang digelar di Hotel Horison, Kotaraja, 8 Februari 2022.
 Sekda Frans Pekey, berharap melalui halal bihalal ini bisa terus meningkatkan tali silaturahmi keluarga KKP dan semakin menambah motivasi untuk membangun Papua khususnya Kota Jayapura karena kehadiran KKP membawa kontribusi bagi pembangunan dan perekonomian di Tanah Papua khususnya di Kota Jayapura.
 "Sebagai kepala daerah saya ikhlas mengatakan kini tiba saatnya kita akan berpisah. Beberapa hal ingin saya sampaikan dengan berakhirnya masa jabatan saya dan pak wakil walikota dalam jabatan pemerintahan, sebagai walikota dan wakil walikota," ujarnya.
  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK., M.Pd melalui Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Hendrik Seru, S.H membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut.
 Lalu saksi bernama Nuhayati mengatakan awalnya tidak percaya jika yang dilihat adalah janin bayi, karena awalnya mirip dengan bangkai ayam . Namun setelah diangkat ternyata kelihatan ada kakinya sehingga saksi yakin kalau itu adalah manusia.
 Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Pdt. Dr. Amsal Yowei, SE.,M.Pd.K.,Kepala Pembinaan Mental dan Sejarah (Kabintaljarah) Kodam XVII/Cenderawasih, Pembimas Buddha Provinsi Papua, Jumari, S.Ag, M.Pd, Penyelenggara Buddha Kota Jayapura Sarono, Ketua Magabudhi Provinsi Papua Jasmani Sumo.
  Kini, selain anyak sampah, jalur yang dipakai untuk pejalan kaki banyak ditemukan pecahan botol dan sampah sampah kecil, sehingga langkah kaki saat menapak harus hati-hati. Tak hanya itu, akses jembatan besi yang menjulang tinggi ternyata rusak parah.