Dia mengatakan akan tetap mengupayakan orang asli Papua dengan menyediakan kuota sebanyak 80% bagi calon mahasiswa baru orang asli Papua. "Kami tetap menyediakan Kuota bagi calon mahasiswa baru orang asli Papua dalam UTBK- SBMPTN Uncen tahun 2022 di lima wilayah di Provinsi Papua. Untuk lima mitra sebanyak 80% dan Non Papua 20%," katanya di Kampus II Uncen Waena, Jumat (13/5).
Narsih, penjual sayur di pasar baru Youtefa Kotaraja mengakui, jalan rusak atau ambles di jalan masuk menuju pasar baru Youtefa Kotaraja dan menuju BTN Skyland Kotaraja sejatinya sudah lama terjadi, namun sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah.
Diakui Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjend TNI R. Sidharta Wisnu Graha bahwa hingga kini prajurit Kodam XVII Cenderawasih masih bertarung bagaimana memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kekurangan pasti ada namun paling tidak tindakan nyata untuk mendorong kesejahteraan maupun kedamaian juga terus dilakukan.
Dengan berkurangnya uang Rp 20 juta ini, sempat membuat ia kelimpungan saat berada di Jakarta. Pasalnya uang tersebut rencana akan digunakan untuk keperluan mudik ke Medan. Ia berharap uang tabungannya ini bisa kembali dan dibantu oleh pihak bank.
"Dari hasil sidak tadi ada beberapa ASN kita yang sudah berapa tahun tak masuk kerja, karena ada sesuatu hal dan sudah ditegur sudah diberikan peringatan tapi masih belum aktif bekerja," ujar Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru kepada wartawan Rabu (11/05).
"Kita di Kota Jayapura masih tahap 2 dan tentu fokus sekarang adalah menyelesaikan itu karena kuota yang diberikan pun terbatas," ujar Sekda Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey.
Aksi demonstrasi menolak DOB Papua, Selasa (10/5) berdampak pada aktifitas pegawai di lingkungan pemerintahan Kota Jayapura. Meski kantor tidak libur, namun terlihat sepi, karena sejumlah pegawai yang memilih tidak masuk kerja.
Terbukti, beberapa sekolah yang berada di jalan utama, yang kemungkinan dilewati massa pendemo memilih untuk meliburkan aktifitas sekolah. Termasuk sekolah SD yang minggu ini tengah melaksanakan ujian akhir sekolah.
Kapolres Jayapura, AKBP. Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH mengatakan razia yang dilaksanakan tersebut sebagai upaya mengantisipasi atau penyekatan arus massa yang hendak mengikuti aksi demo di Kota Jayapura.
"Kami tetap adakan ujian, karena hari ini merupakan hari kedua ujian akhir siswa. Dan karena ini merupakan kewajiban yang harus dijalankan, sehingga kami tidak menunda pelaksanan ujian ini,”ungkap Clara Setiani.