Proses panen dilakukan di atas lahan 2 hektar dari 4 hektar yang siap panen. Meski belum begitu maksimal, tapi Presiden tetap mengaku bahwa hasil panen perdana tersebut cukup memuaskan.
”Indonesia memiliki potensi tinggi sebagai tujuan investasi dengan kekayaan sumber daya alam, bonus demografi, pasar yang besar, stabilitas ekonomi dan politik yang terjaga,” ujarnya.
"Kita bersyukur bapa presiden sudah banyak kali kunjungi Papua, termasuk secara khusus di Kota Jayapura. Tentunya kunjungan presiden memberikan dampak kemajuan pembangunan di Papua," kata Frans Pekey, Rabu (5/7).
Apa yang disampaikan pria yang disapa Pade Imron ini bisa jadi ungkapan rasa kekhawatirannya karena melihat kondisi jalan utama dari Sentani ke Kota Jayapura yang cukup banyak berlubang. Biasanya menurut dia, jika presiden atau pejabat negara datang berkunjung, pasti jalanan mulus, apalagi di jalan protokol, yang tidak saja dilalui pejabat tapi juga masyarakat kecil.
Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Dedi Hardono, mengatakan personel ini akan disiagakan disemua titik yang dikunjungi Presiden. Dimana presiden rencananya akan berkunjung ke Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, mulai 5 juli Sampi 7 Juli 2023.
Dikatakan, ada sejumlah agenda besar yang akan dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Republik Indonesia itu. "Beliau akan ada di sini di Papua tanggal 5 sampai dengan tanggal 7 Juli," ujarnya.
Menurut Susi sapaan akrabnya ada dua agenda presiden Jokowi dalam kunjunganya ke Jayapura pada Juli mendatang. "Dua agenda acara presiden Jokowi, pertama melihat perkembangan anak-anak di Papua Youth Creative Hub, serta pameran dan karnaval," ucap Susi.
Pertemuan yang digelar di Kantor DPP PAN, Jakarta itu dihadiri langsung oleh para Ketua Umum (Ketum). Yakni Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum PPP Mardiono, dan tuan rumah Ketum PAN Zulkifli Hasan.
Cara blusukan Presiden Joko Widodo ke pasar – pasar kembali memberi cerita. Para pedagang di Pasar Yotefa mengaku bahagia bisa bertemu langsung dengan presiden. Penjual peyek bernama Masrifah salah satunya.