Pimpinan Wilayah Bulog Papua dan Papua Barat, Raden Guna Dharma menjelaskan, sesuai dengan 3 pilar utama Perum Bulog yakni ketersediaan, keterjangkauan dan stabilisasi harga beras menjadi perhatian utama juga bagi Perum Bulog Papua dan Papua Barat.
Kepala Kantor Pos Indonesia Merauke Johanes Kesaulija, yang ditemui media ini mengungkapkan, penyaluran beras bagi ASN ini dilakukan terhitung sejak Januari 2023 yang kontraknya ditanda tangani di Februari 2023.
‘’Kemarin saya ke vendornya dan disampaikan ke saya kalau tidak semua barang yang dibawa oleh kapal yang tenggelam tersebut, beras bantuan pemerintah kepada masyarakat yang ada di Distrik Pantai Kasuari, Distrik Derkomor dan Distrik Kopai.
“Berdasarkan kontrak kami dengan pihak Bulog hingga akhir tahun 2023, kami yakin bisa terealisasi dengan baik, karena sejauh ini tidak ada kendala dalam penyaluran,” jelasnya lagi.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Papua dan Papua Barat, guna Dharma menjelaskan bahwa kesiapan Perum Bulog Kanwil Papua & Papua Barat melakukan pengadaan gabah/beras dalam Negeri dan Menjaga Kestabilan Stok Beras untuk menghadap Fenomena El Nino.
“Saya serahkan secara simbolis kepada penerima bantuan beras di Distrik Karubaga, distrik-disrik lain nanti menyesuaikan. Jadi 46 distrik semuanya mendapat bantuan beras ini,” ujar Pj Bupati Marthen Kogoya didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Desman Penggu
"Kami menyalurkan beras Vortifit ini guna pencegahan stunting dan penyaluran dilakukan di Biak sebanyak 728 kg, sesuai dengan permintaan dari pemerintah setempat, "ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (11/7) kemarin.
Wakil Pimpinan Kanwil Bulog Papua dan Papua Barat Dedy Apriliady menjelaskan, untuk beras dalam negeri saat ini tidak tersedia, khusus stok beras yang masuk di gudang Bulog merupakan beras Luar Negeri (LN).
Wakil Pimpinan Kanwil Bulog Papua dan Papua Barat Dedy Apriliady menjelaskan, bahwa pendistribusian beras ASN ke daerah Intan Jaya, sudah didistribusikan melalui PT. Pos pada Januari - Februari, sementara yang belum terealisasi yakni bulan Maret - Juni.
Harga beras di pasaran masih belum stabil, termasuk juga beras Bulog. Meski pihak Bulog sudah memberikan peringatan kepada para penjual beras untuk tidak menjual melebihi harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Tetapi kenyataan di pasaran masih ditemukan di atas harga eceran tertinggi.