Sunday, March 30, 2025
24.7 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

BANJIR

Pemkab-TNI Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Waan    

Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Johny Nofriady,  melalui Danramil 1707-04/Kimaam Lettu Inf Abdullah Latupono,  menyampaikan, banjir rob  di wilayah Kampung Sabon terjadi atau sudah berlangsung kurang lebih 3 bulan, namun masyarakat setempat tetap tinggal di Kampung Sabon karena mayoritas rumahnya model panggung sehingga air tidak masuk kedalam rumah.

Pemkab Gerak Cepat Turunkan Tim dan Bantuan Kebutuhan Pokok ke Waan

   Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze didampingi Wakil Bupati Merauke Fauzan Nihayah kepada wartawan mengungkapkan, terkait laporan krisis pangan yang dialami warga di Distrik Waan tersebut, pihaknya telah membentuk Tim yang akan segera turun ke Distrik Waan.   

Enam Kampung di Distrik Waan  Dilaporkan Alami Krisis Pangan 

Krisis pangan ini, lanjut Viktor Mawen diperparah dengan kondisi  geografi dan transportasi ke Distrik Waan. Selain karena sarana transportasi yang terbatas ke Distrik Waan dan kampung-kampung yang ada di Waan dan sebaliknya, juga karena pada  waktu-waktu tertentu cuaca cukup ekstrim untuk sampai  ke Waan.

BWS Butuh Surat Keterangan Tanggap Darurat untuk Normalisasi  Rawa

‘’Saya memang sudah sampai di Salor bahkwan sampai di DAS (Daerah Aliran Sungai) Kumbe dan sudah melihat kondisi  banjir dan  suplaysit bermula dari rawa yang dulu dikerjakan oleh PT Medco untuk irigasi 200 hektar itu. Lalu  pengaturan air tidak diatur dengan baik sehingga terjadi luapan air.  Suplaysit itu sedikit mengalami sendimentasi  dan mudah-mudahan sendimentasi dapat dikerjakan secara bersama-sama,’’ kata Nonce Sanam.

Irigasi Harus Segera Dinormalisasi 

  Mantan Aggota DPRP Papua tersebut menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan dalam rangka mengurai banjir yang terjadi tersebut dengan menormalisasi irigasi yang ada di wilayah tersebut.   ‘’Ada sungai besar yang ada di belakang kampung  itu yang memang harus dinormalisasi,’’ katanya.

Wapeko dan Kampung Sumber Rejeki Terendam Banjir

Kepala  Kampung  Sumber Rejeki Bambang Irawan dihubungi media ini lewat telpon selulernya membenarkan banjir yang sudah mulai menggenangi sebagian rumah penduduk Kampung Sumber Rejeki tersebut.

Pasca Banjir, Aktifitas Pasar Youtefa Kembali Bergeliat

   Menurutnya banjir yang menggenangi Pasar Youtefa kemarin itu menimbulkan kerugian bagi pedagang. Namun dia mengaku tidak rugi terlalu besar. Sementara itu, pedagang lain, Kristina (30) mengatakan, sejak Senin (3/2) pasca kejadian dirinya tetap berjualan meski tempat jualannya masih tergenang akibat banjir.

Hujan Deras, Pasar Youtefa Terendam Banjir

   Banjir tersebut berasal  dari luapan sungai yang ada samping pasar, baik Kali Acay maupun Siborhonyi. Luapan kali ini diperparah karena tersumbatnya salura air akibat banyaknya sampah yang dibuang sembarangan.

Warga Konya Sebut Pemerintah Bohong dan Langgar aturan

  Kores yang tampak kesal itu mengaku sudah kehabisan cara untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang tinggal di wilayah Konya itu. Karena menurutnya aspirasi itu sudah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RT, Musrembang Kampung/Kelurahan,  distrik hingga Kota Jayapura. Bahkan sejumlah pejabat juga seringkali mengunjungi atau mendatangi Konya.

BWS Turun Tangan Bersihkan Drainase Secara Manual

     Kepala BWS Papua Merauke Nonce Saman, ST, MT, memimpin langsung pembersihan drainase cara manual  tersebut. Nonce  Saman menjelaskan bahwa salah satu penyebab terjadinya banjir ketika itentitas  hujan cukup tinggi karena saluran  drainase yang ada sudah tertutup  dengan sampah maupun dengan rumput.

Latest news

- Advertisement -spot_img
/