Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo telah menyerahkan SK Perhutanan Sosial, Hutan Adat dan SK Tanah Obyek Reforma Agraria kepada 5 Lembaga Desa, 1 Kelompok Tani Hutan dan 5 SK Penetapan Status Hutan Adat kepada Masyarakat Hukum Adat dengan dengan total luas 25.582 Ha di Provinsi Papua.
Pelaku jambret yang sangat meresahkan berhasil diringkus, hal ini disampaikan Kapolsek Iptu Yohan Ongge, SH., MH, didampingi Wakapolsek Iptu Sriyanto dan Kanit Reskrim Aipda Frengky Pangkali, saat press release di Aula Mapolsek Sentani Timur, Senin (20/2).
Jembatan dari kayu gelondongan yang menghubungkan Kota Sentani dan wilayah Yapsi mengalami kerusakan, alias putus sejak Senin (13/2) lalu. Jembatan ini berada di dekat penjagaan pasukan keamanan di Nimbontong Kabupaten Jayapura.
Mirisnya, sudah sekian tahun sejak Perda dan Perbup itu diterbitkan, belum ada tanda-tanda yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Jayapura untuk menegakkan Perda tersebut.
Marsandi, Front Office Manager Horison Hotel dan Horex Hotel mengatakan sampai dengan saat ini untuk okupasi hotel di Horison Sentani bisa dipastikan tidak begitu berpengaruh terhadap gempa.
Kepala BKD Kabupaten Jayapura, Timothius Demetouw, kepada media ini, Selasa (14/2), mengatakan, data-data dari pejabat eselon 3 dan 4 yang akan di rolling sudah diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri, BKN dan juga BKD Provinsi Papua.
Anggota DPRD Kab Jayapura yang juga salah satu tokoh masyarakat di Lembah Grime, Matheis Lewerisa mengatakan, aspirasi pemekaran daerah otonomi baru Grimenawa yang saat ini sedang diperjuangkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat secara khusus yang ada di Lembah Grimenawa, merupakan satu hal yang sangat tepat dan pantas.
Ketua Komisi DPRD kabupaten Jayapura, Piet Haryanto Soyan mengungkapkan, kegiatan ini juga berkaitan dengan pembahasan Raperda Non APBD."Bagaimana kami nanti dari Komisi C berkoordinasi dengan tim ahli untuk menyusun naskah akademis," beber Piet Haryanto Soyan, Jumat (11/2).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jayapura, Jan Wilem Rumere mengatakan, pasca peristiwa gempa yang terjadi beruntun ini belum ada laporan dari masyarakat, terkait dampak-dampak yang ditimbulkan pasca peristiwa tersebut.Â