Monday, April 15, 2024
26.7 C
Jayapura

Belum ada Dampak Gempa, Ravenirara Perlu Siaga

SENTANI-Sejauh ini belum ada dampak dari gempa beruntun yang terjadi di Kabupaten Jayapura beberapa hari belakangan ini.  Namun masyarakat tetap diminta waspada dalam mengantisipasi dampak terjadinya gempa yang terjadi secara beruntun di Wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jayapura,  Jan Wilem Rumere mengatakan, pasca peristiwa gempa yang terjadi beruntun ini belum ada laporan dari masyarakat,  terkait dampak-dampak yang ditimbulkan pasca peristiwa tersebut.

Namun berdasarkan informasi dari tokoh masyarakat,  terutama yang ada di wilayah pesisir Kabupaten Jayapura,  untuk  Distrik Ravenirara perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah,  terutama BPBD untuk bagaimana memberikan penyadaran dan sosialisasi kepada masyarakat,  terkait adanya potensi-potensi yang bisa saja terjadi  dan kemudian berdampak pada aktivitas masyarakat di distrik tersebut.

Baca Juga :  Kembangkan Potensi Laut dan Pesisir, Masyarakat Tablasufa Diberi Pelatihan

“Dari informasi Ketua DAS, Daniel Toto, untuk Ravenirara kondisi memang aman, tapi perlu ada imbauan yang kami lakukan,” kata Jan Wilem Rumere, saat dikonfirmasi Cendrawasih Pos,  Jumat (10/2) kemarin.

Dia mengatakan,   untuk mengetahui fenomena alam ini pihaknya terus berkomunikasi dengan BMKG Jayapura, guna  memastikan berapa lama potensi gempa ini terjadi, sehingga pemerintah juga bisa mengambil upaya-upaya untuk pencegahan terhadap potensi dampak bencana yang dirasakan oleh masyarakat.”Kita perlu koordinasi lagi dengan BMKG bagaimana kita melihat hal ini,”ujarnya.

Terkait kondisi saat ini juga pihaknya merencanakan untuk melakukan rapat dan koordinasi internal untuk menentukan langkah-langkah yang perlu diambil oleh pemerintah.  Apalagi saat ini kondisi alam sedang tidak bersahabat. Selain adanya gempa bumi beruntun, juga  curah hujan cukup tinggi dalam beberapa hari belakangan ini.

Baca Juga :  Seluruh Hak ASN Akan Diperjuangkan

“Hal-hal ini perlu diperhatikan dan dikoordinasikan,  supaya nanti kita bisa mengambil langkah selanjutnya,”ujarnya

Dia menambahkan, berdasarkan hasil monitoring BMKG, aktivitas gempa masih berlangsung dan masyarakat diminta untuk mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi. Gempa bumi ini  dapat terjadi kapan saja dengan berbagai variasi kekuatan dan hingga saat ini belum bisa dipastikan kapan akan terjadi.

“Masyarakat harus menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa,”tandasnya.(roy/ary)

SENTANI-Sejauh ini belum ada dampak dari gempa beruntun yang terjadi di Kabupaten Jayapura beberapa hari belakangan ini.  Namun masyarakat tetap diminta waspada dalam mengantisipasi dampak terjadinya gempa yang terjadi secara beruntun di Wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jayapura,  Jan Wilem Rumere mengatakan, pasca peristiwa gempa yang terjadi beruntun ini belum ada laporan dari masyarakat,  terkait dampak-dampak yang ditimbulkan pasca peristiwa tersebut.

Namun berdasarkan informasi dari tokoh masyarakat,  terutama yang ada di wilayah pesisir Kabupaten Jayapura,  untuk  Distrik Ravenirara perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah,  terutama BPBD untuk bagaimana memberikan penyadaran dan sosialisasi kepada masyarakat,  terkait adanya potensi-potensi yang bisa saja terjadi  dan kemudian berdampak pada aktivitas masyarakat di distrik tersebut.

Baca Juga :  Harus Ada Badan Khusus Tangani Otsus

“Dari informasi Ketua DAS, Daniel Toto, untuk Ravenirara kondisi memang aman, tapi perlu ada imbauan yang kami lakukan,” kata Jan Wilem Rumere, saat dikonfirmasi Cendrawasih Pos,  Jumat (10/2) kemarin.

Dia mengatakan,   untuk mengetahui fenomena alam ini pihaknya terus berkomunikasi dengan BMKG Jayapura, guna  memastikan berapa lama potensi gempa ini terjadi, sehingga pemerintah juga bisa mengambil upaya-upaya untuk pencegahan terhadap potensi dampak bencana yang dirasakan oleh masyarakat.”Kita perlu koordinasi lagi dengan BMKG bagaimana kita melihat hal ini,”ujarnya.

Terkait kondisi saat ini juga pihaknya merencanakan untuk melakukan rapat dan koordinasi internal untuk menentukan langkah-langkah yang perlu diambil oleh pemerintah.  Apalagi saat ini kondisi alam sedang tidak bersahabat. Selain adanya gempa bumi beruntun, juga  curah hujan cukup tinggi dalam beberapa hari belakangan ini.

Baca Juga :  Pengelolaan iptek di Kominfo Jayapura Dilirik Pemda Puncak Jaya

“Hal-hal ini perlu diperhatikan dan dikoordinasikan,  supaya nanti kita bisa mengambil langkah selanjutnya,”ujarnya

Dia menambahkan, berdasarkan hasil monitoring BMKG, aktivitas gempa masih berlangsung dan masyarakat diminta untuk mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi. Gempa bumi ini  dapat terjadi kapan saja dengan berbagai variasi kekuatan dan hingga saat ini belum bisa dipastikan kapan akan terjadi.

“Masyarakat harus menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa,”tandasnya.(roy/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya