Penghargaan diberikan kepada Bupati Keerom atas dedikasi dan peran serta dalam mendukung pengembangan yayasan pendidikan Kristen di Tanah Papua. Kepala Dinas Pendidikan Keerom, Stenly Moningka mengatakan, Bupati Keerom (Piter Gusbager) memang sangat layak mendapatkan penghargaan tersebut.  Â
Ditemui media ini disela-sela mengikuti pembekalan terkait dengan Dapodik, Ringland Simanjuntak mengaku bahwa program makan siang gratis bagi siswa siswi tersebut sebenarnya bagus. Namun yang menjadi pertanyaan sekarang terkait dengan masalah sumber pembiayaan. Â
Stephanus Kapasiang menjelaskan bahwa sejak 2022 lalu saat dirinya dipercaya sebagai kepala dinas, dirinya mulai menggalakan perbaikan-perbaikan Dapodik dan perbaikan-perbaikan semua administrasi sekolah. Â Â Â
  Kemudian dalam rapat terbaru itu juga disepakati mengenai pembayaran biaya kuliah untuk tahun 2024 sampai 2026. Terkait itu, juga sudah disepakati angka-angkanya di setiap daerah, mulai dari tingkat provinsi, kota dan beberapa kabupaten di tanah Papua yang mana intinya tetap ditanggung bersama.
 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid  mengatakan tujuan pembinaan minat bakat dan kreativitas dengan metode GASING guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kemampuan berhitung matematika.
Karena itu, ungkap Moses Wandenggei, mulai tahun ini meminta seluruh guru tersebut untuk kembali ke tempat tugasnya masimng-masing mendidik anak-anak bangsa yang ada di pedalaman yang jauh dari pusat kota itu.
Dalam arahan yang diberikan Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo menyampaikan point penting yakni dalam pertemuan tatap muka ini akan dilakukan penandatanganan antara pemerintah daerah dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura.
 Tehnical Service Manager Hary Pranata menjelaskan, melalui kerjasama di dunia pendidikan yang sudah dibangun sejak tahun 2012, PT Astra Honda Motor ( AHM) Jayapura mencatat SMK Negeri 3 Jayapura yang berhasil meraih grade tertinggi.
  Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Yopi Hanuebi mengungkapkan, penerapan IKM ini harus melalui mekanisme yang berlaku. Di mana, 13 sekolah penggerak lebih dulu mengimplementasikan kurikulum tersebut selama 3 tahun, baru setelahnya sekolah lainnya menyesuaikan.
  Kepala Bidang SD, Elen Montolalu dan Kepala Bidang SMA SMK Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Nurjaya, keduanya sepakat menyebutkan bahwa tahapan yang dilakukan saat ini adalah sedang melakukan verifikasi kembali data-data peserta didik di masing-masing sekolah terutama mereka yang akan mengikuti ujian akhir nanti.