Selain Bupati Yalimo Dr, Nahor Nekwek,SPD.MM, acara penandatangan ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo Anton Nekwek, SKM bersama Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo. Dari pihak Universitas Magarezky dihadiri oleh Rektor Universitas Megarezky Makasar Profesor Dr Anwar Ramli, SE, MSi bersama jajarannya.
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan telah membuka kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Jayapura yang diikuti peserta dari SMA dan SMK dari sejumlah sekolah di Kota Jayapura.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid memberikan apresiasi kepada Pokja bunda PAUD Kota Jayapura yang begitu peduli dengan upaya memajukan dan memperbaiki kualitas pendidikan di kota Jayapura dimulai dari jenjang TK/PAUD.
Karena itu, SMA Negeri 7 ini secara resmi mulai beroperasi dengan statusnya yang baru mulai tahun ajaran baru 2024 ini. Karena itu dia berharap dengan hadirnya SMA Negeri 7 Kota Jayapura ini, menambah jumlah SMA Negeri di Kota Jayapura, khususnya di wilayah Distrik Heram.
“Ya saya melihat pada umumnya hampir semua sekolah melaksanakan ujian dengan lancar dan itu merupakan karena adanya kerjasama dan kekompakan para dewan guru, oleh karena itu saya sebagai Kepala Dinas Pendidikan atas nama Pj Bupati Lani Jaya saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru dan Kepala Sekolah," ujarnya.
Kepala SMP Negeri 2 Kota Jayapura Dorthea Caroline Enok mengatakan sebelum mengikuti tahapan ujian sekolah sebagai penentu kelulusan siswa-siswi tersebut, pihak sekolah sudah menyelenggarakan persiapan-persiapan kepada siswa-siswi yang akan mengikuti ujian sekolah tersebut.
Dia menjelaskan anak-anak tersebut akan mengikuti kegiatan festival itu mulai 1-5 Mei dan mereka akan ditampung di salah satu hotel di Jakarta. Dua siswa tersebut masing-masing bernama Teddy dan Clara. Untuk Teddy, akan mewakili Papua untuk lomba mendongeng bahasa daerah tobati. Sementara Clara akan mewakili Papua untuk lomba kategori menyanyi bahasa daerah.
Kata Frans Pekey, pengembangan Kota Jayapura saat ini terus bergeser ke wilayah Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Sehingga kehadiran SMP YPPK Kristus Juru Selamat Jayapura di Koya Timur, Distrik Muara Tami tersebut sebuah hal positif dalam memajukan pendidikan di Kota Jayapura.
Direktur UT Jayapura, Mujadi, mengatakan kegiatan pameran dan lomba menyanyi solo itu perdana dilakukan oleh mahasiswa UT, dengan tujuan menunjukkan eksistensi diri serta semangat mahasiwa UT kepada masyarakat yang ada di Papua.
Dia menjelaskan, mulai dari tahun 2023 anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 15 miliar, kemudian di tahun 2024 sebesar Rp 25,5 miliar, tahun 2025 sebesar Rp 21,67 miliar dan tahun 2026 senila Rp 18,423 miliar. Jumlah ini akan terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun mengingat ada mahasiswa dan mahasiswi yang menyelesaikan masa studinya setiap tahun.