Belasan anggota DPRD dari dua kabupaten tersebut mendatangi DPR Papua untuk meneruskan aspirasi yang mereka terima. Di DPRP mereka diterima oleh Wakil Ketua I, Dr Yunus Wonda dan Ketua Kelompok Khusus, John Gobay.
Buku ini berisi tulisan atau materi dari tujuh pembicara atau narasumber pada kegiatan Seminar Nasional dengan tema Prospek Penyelenggaraaan Pemerintahan Perspektif Undang-undang Nomor 2 tahun 2021 yang digelar di Hotel Horison, Kotaraja, 8 Februari 2022.
Hal itulah yang hendak dilakukan Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Papua yang berencana melaksanakan musyawarah olahraga provinsi (Musorprov) di Abepura.
Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom SE, MSi menegaskan bahwa dirinya akan mengakhiri masa jabatannya 22 Mei mendatang sebagai bupati, sekaligus sebagai ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua. Dimana akan ada kegiatan ibadah syukur dan prosesi adat yang akan dilakukan dan didukung oleh masyarakat.
Situasi terkini di Papua rupanya menjadi pokok bahasan serius bagi Dewan Adat Papua (DAP). Ada sejumlah program dan agenda yang perlu dikaji seksama karena menyangkut banyak aspek. Jika dilepas begitu saja dikhawatirkan Papua tak lagi memiliki masa depan.
Plt. Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Papua, Elpius Hugi menjelaskan, informasi hoax yang terus bermunculan ini sangat meresahkan bukan hanya pemerintah tetapi juga masyarakat di Papua.
Asisten 1 Bidang Pemerintahan Sekda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa memgatakan, kunjungan yang dilakukan Dubes New Zealand tersebut guna memperkuat kerjasama yang telah dilakukan di Jakarta beberapa tahun lalu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr. Aaron Rumainum, M.Kes., mengatakan cakupan vaksinasi di Papua baru 33 persen untuk dosis pertama.
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Papua Muhammad Musa'ad, menjelaskan, guna mendukung percepatan peningkatan digitalisasi dalam hal percepatan produksi dalam negeri, pihaknya mendukung penerapan E-Katalog.
“Pendaftaran kami buka pada 9-14 Mei dan hasil verifikasi dari 2 pendaftar sudah kembalikan berkas. 1 calon kami nyatakan tidak memenuhi syarat karena tidak didukung oleh minimal sepertiga dari klub yang terdaftar oleh IMI Pusat dan kekurangan ada beberapa poin dari tim penjaringan,” kata Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon IMI Papua Andy Edi Jafar, Senin (16/5).