Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Ibnu Rudihartono, ST,K SIK menyatakan menyatakan dari hasil oleh TKP dapat terungkap jika CU menurunkan 4 unit komputer bersama dengan speker aktif itu dengan mengguakan tangga, linggis dan kampak yang didapatkan di kantor tersebut, komputer itu berada di lantai II dan lantai I.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan dalam mendorong suksesnya program nasional ini hari ini dilakukan pencanangan tetas manis polio yang akan di masifkan kepada sekolah dan puskesmas yang ada di 40 Distrik, sehingga diharapkan Polio ini menjadi wujud nyata pelayanan pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui dinas terkait.
Pj Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menegaskan terkait permintaan Kenaikan TPP untuk ASN dilingkungan Pemda Jayawijaya belum terealisasi lantaran belum ada kajian soal Tingkat kemahalan di Wamena, tentunya ini menjadi dasar untuk pemerintah agar bisa mengusulkan kenaikan Tambahan Pengasilan Pegawai ke kementrian Dalam Negeri.
Kapolres Jayawijaya melalui kasi humas Ipda M Suryanto membenarkan adanya penemuan jenazah seorang pria tanpa identitas di depan lapangan sepak bola sinapuk Distrik Wesaput, korban pertama kali di temukan oleh warga yang melintas di jalan tersebut bersama dengan barang bukti sebuah karung yang berisi pakian baru.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menegaskan jika siapapun kepala dinas yang tidak menginput program dan kegiatan dalam OPDnya dalam SIRUP LPSE maka akan dilakukan evaluasi kinerja dan kompetensi, kalau dia tidak kompeten atau tidak mampu, disitu Kepala Dinasnya harus ganti, karena rakyat ini menunggu pelayanan dari pemerintah daerah kabupaten jayawijaya.
Salah satu pengusaha OAP asal Jayawijaya Benny Wetipo menyatakan baru ditahun ini APBD Kabupaten Jayawijaya belum direalisasi sampai dengan bulan Mei, sehingga mempengaruhi pelelangan barang dan jasa pada setiap OPD, bahkan hak -hak ASN juga belum terealisasi oleh karena itu pihaknya meminta penjelasan dari pimpinan daerah terkait dengan masalah ini.
Ketua Papuan Voice Jayawijaya Bonny Lani menyatakan Komunitas ini telah berdiri sejak tahun 2014 di Provinsi Papua induk, yang mana komunitas ini adalah komunitas Film maker namun film yang dibuat ini dalam bentuk advokasi tentang kehidupan masyarakat (dokumenter), komunitas ini dibagi ke beberapa daerah di seluruh Papua.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan pemerintah menekankan kepada kepala Distrik untuk membuka lahan Perkebunan atau persawahan di setiap Distrik ini bukan semata -mata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat agar keluar dari kemiskinan ekstrik tapi juga menjadi bagian dalam pengendalian inflasi daerah,
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menilai jika dari program pemerintah yang mencanangkan 1 hektar untuk satu Distrik, namun di kampung pikhe ini memiliki lahan seluas 4 hektar, sehingga ini yang patut menjadi contoh bagi distrik yang lain di Kabupaten Jayawijaya,
Menurutnya Upacara yang dilaksanakan di Lapangan Polres Jayawijaya tersebut diikuti sebanyak 31 Bintara Remaja yang ditempatkan di Polres Jayawijaya yangmana 30 personel merupakan Polki dan 1 personel Polwan.