Sementara untuk komoditas cabai yang mengalami kenaikan harga, Satgasda menemukan faktor cuaca dan distribusi menjadi penyebab utama. Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, khususnya di Kabupaten Keerom, produksi cabai menurun akibat musim hujan sehingga pasokan ke Kota Jayapura berkurang.
Selain itu, sebagian pelaku usaha mendatangkan cabai dari luar Papua menggunakan moda transportasi udara, yang berdampak pada tingginya biaya angkut. “Untuk mengatasi hal tersebut, Kami akan berkoordinasi dengan Bapanas melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan, yang menyediakan subsidi biaya angkut agar harga cabai dapat ditekan sesuai HAP,” tegas Kombes Rama. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sementara untuk komoditas cabai yang mengalami kenaikan harga, Satgasda menemukan faktor cuaca dan distribusi menjadi penyebab utama. Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, khususnya di Kabupaten Keerom, produksi cabai menurun akibat musim hujan sehingga pasokan ke Kota Jayapura berkurang.
Selain itu, sebagian pelaku usaha mendatangkan cabai dari luar Papua menggunakan moda transportasi udara, yang berdampak pada tingginya biaya angkut. “Untuk mengatasi hal tersebut, Kami akan berkoordinasi dengan Bapanas melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan, yang menyediakan subsidi biaya angkut agar harga cabai dapat ditekan sesuai HAP,” tegas Kombes Rama. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q