Sunday, February 8, 2026
27.2 C
Jayapura

Polda Papua Fokus Keselamatan Lalu Lintas Jelang Ramadan

JAYAPURA– Kepolisian Daerah Papua menggelar Operasi Keselamatan Tahun Anggaran 2026 guna menekan angka pelanggaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

Operasi tersebut diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di lapangan apel Mapolda Papua, Kota Jayapura, Senin (2/2). Apel dipimpin Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Selamat Topan.

Kombes Pol Selamat Topan mengatakan, Operasi Keselamatan 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dan digelar serentak di seluruh Indonesia. Operasi ini mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif kepada masyarakat.

“Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib. Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan berlalu lintas,” ujarnya sebagaimana rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (3/2).

Baca Juga :  NPCI Papua Kini Miliki Kantor Permanen

Berdasarkan data Polda Papua, jumlah pelanggaran lalu lintas dalam kurun 2024-2025 mengalami peningkatan. Namun, angka kecelakaan lalu lintas justru menunjukkan tren penurunan signifikan. Pada 2024 tercatat 98 kasus kecelakaan, sedangkan pada 2025 turun menjadi 49 kasus.

Penurunan tersebut, menurutnya, menjadi indikator bahwa upaya pencegahan dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan mulai memberikan dampak positif.

“Operasi Keselamatan 2026 menyasar seluruh pengguna jalan, baik pengendara roda dua, roda empat, angkutan umum, maupun pejalan kaki,” ujaranya.

JAYAPURA– Kepolisian Daerah Papua menggelar Operasi Keselamatan Tahun Anggaran 2026 guna menekan angka pelanggaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

Operasi tersebut diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di lapangan apel Mapolda Papua, Kota Jayapura, Senin (2/2). Apel dipimpin Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Selamat Topan.

Kombes Pol Selamat Topan mengatakan, Operasi Keselamatan 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dan digelar serentak di seluruh Indonesia. Operasi ini mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif kepada masyarakat.

“Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib. Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan berlalu lintas,” ujarnya sebagaimana rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (3/2).

Baca Juga :  Berikan Pelayanan Kesehatan Setulus Hati Kepada Masyarakat

Berdasarkan data Polda Papua, jumlah pelanggaran lalu lintas dalam kurun 2024-2025 mengalami peningkatan. Namun, angka kecelakaan lalu lintas justru menunjukkan tren penurunan signifikan. Pada 2024 tercatat 98 kasus kecelakaan, sedangkan pada 2025 turun menjadi 49 kasus.

Penurunan tersebut, menurutnya, menjadi indikator bahwa upaya pencegahan dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan mulai memberikan dampak positif.

“Operasi Keselamatan 2026 menyasar seluruh pengguna jalan, baik pengendara roda dua, roda empat, angkutan umum, maupun pejalan kaki,” ujaranya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya