Saturday, January 17, 2026
24.9 C
Jayapura

320 Siswa SMP dan SMA Bokondini Ikut Sosialisasi HIV-AIDS Kabupaten Tolikara

BOKONDINI– Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai bahaya HIV-AIDS serta langkah-langkah pencegahannya.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari Haryoni Ners memaparkan materi berjudul

“Penyebaran Virus HIV-AIDS Melalui Hubungan Seksual, Jarum Suntik, Darah, dan Penular Lainnya.” Para siswa mendapat penjelasan mengenai cara penularan, upaya pencegahan, serta pentingnya menjaga kesehatan diri sejak remaja.

Mewakili kepala sekolah SMP dan SMA Bokondini, Robert dalam sambutannya mengingatkan para peserta agar menjaga diri. “Jika tidak menjaga diri dengan baik, negeri ini bisa dihuni oleh orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus KPA, Yali Kogoya, S.Hut., menegaskan bahwa kehadiran KPA merupakan bagian dari misi untuk menyelamatkan generasi muda Tolikara, khususnya di Wilayah Tiga Bokondini.

Baca Juga :  Pemkab Boven Digoel Kesulitan Penuhi Biaya PSU

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias. Para siswa aktif bertanya dan berdiskusi mengenai bahaya HIV-AIDS serta berbagai upaya pencegahannya. KPA berharap edukasi berkelanjutan seperti ini mampu membantu menekan angka penularan HIV-AIDS di Kabupaten Tolikara.

“Ini adalah hari yang berharga bersama Tim KPA dan para guru hebat dari SMP dan SMA. Ini baru awal perjalanan kita untuk menciptakan generasi yang cerdas dan peduli. Ketika kita bersatu untuk mengakhiri stigma dan meningkatkan kesadaran HIV-AIDS, para guru menjadi pilar utama dalam mendidik generasi mendatang. Semoga kita semua terus menjadi sumber pengetahuan dan kebaikan,” demikian pesan penutup dari tim KPA. (diskomdigi)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Pj Bupati Tolikara Marthen Kogoya Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

BOKONDINI– Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai bahaya HIV-AIDS serta langkah-langkah pencegahannya.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari Haryoni Ners memaparkan materi berjudul

“Penyebaran Virus HIV-AIDS Melalui Hubungan Seksual, Jarum Suntik, Darah, dan Penular Lainnya.” Para siswa mendapat penjelasan mengenai cara penularan, upaya pencegahan, serta pentingnya menjaga kesehatan diri sejak remaja.

Mewakili kepala sekolah SMP dan SMA Bokondini, Robert dalam sambutannya mengingatkan para peserta agar menjaga diri. “Jika tidak menjaga diri dengan baik, negeri ini bisa dihuni oleh orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus KPA, Yali Kogoya, S.Hut., menegaskan bahwa kehadiran KPA merupakan bagian dari misi untuk menyelamatkan generasi muda Tolikara, khususnya di Wilayah Tiga Bokondini.

Baca Juga :  ’’Sakti’’ Bukan karena Klenik, Murni Berdasar Ilmu Fisika

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias. Para siswa aktif bertanya dan berdiskusi mengenai bahaya HIV-AIDS serta berbagai upaya pencegahannya. KPA berharap edukasi berkelanjutan seperti ini mampu membantu menekan angka penularan HIV-AIDS di Kabupaten Tolikara.

“Ini adalah hari yang berharga bersama Tim KPA dan para guru hebat dari SMP dan SMA. Ini baru awal perjalanan kita untuk menciptakan generasi yang cerdas dan peduli. Ketika kita bersatu untuk mengakhiri stigma dan meningkatkan kesadaran HIV-AIDS, para guru menjadi pilar utama dalam mendidik generasi mendatang. Semoga kita semua terus menjadi sumber pengetahuan dan kebaikan,” demikian pesan penutup dari tim KPA. (diskomdigi)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Anti Bullying dan Cegah Cyber Crime Jadi Materi Khusus MPLS

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya