Friday, January 30, 2026
25.6 C
Jayapura

Gandeng UGM Gelar Asistensi Penyusunan Standar Satuan Harga Tahun 2026

Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos diwakili Kepala BPKAD Hans Happy,SE melalui Kabid Aset Dedi Prasetyo,SE ketika Membuka Kegiatan itu menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi efisiensi belanja daerah, tetapi juga untuk membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan pemerintah.

“SSH adalah fondasi penting dalam menyusun perencanaan dan penganggaran daerah. Jika fondasinya kuat dan terukur, maka pembangunan yang direncanakan akan lebih tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang bagi aparatur pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas teknis dalam memahami prosedur penyusunan SSH yang sesuai regulasi nasional. Dengan begitu, ke depan Pemkab Tolikara dapat lebih mandiri dalam menyiapkan dokumen keuangan yang berkualitas tanpa harus bergantung pada pihak luar.

Baca Juga :  Inspektorat Tindaklanjuti Temuan BPK

Melalui asistensi ini, Pemkab Tolikara berharap seluruh proses pembangunan tahun 2026 dapat berjalan lebih efisien, terarah, dan berdampak langsung bagi peningkatan pelayanan publik, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga sektor ekonomi masyarakat.

Peserta yang terlibat mengikuti kegiatan ini dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wakili 2 (dua) orang yang membidangi Program dan Aset. “semua peserta yang mengikuti kegiatan ini mampu memberikan masukan yang tepat,dan sekembalinya di tempat tugas mampu mendorong pelayanan publik yang tepat dan efisien”. Harapnya. (Diskominfo Tolikara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos diwakili Kepala BPKAD Hans Happy,SE melalui Kabid Aset Dedi Prasetyo,SE ketika Membuka Kegiatan itu menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi efisiensi belanja daerah, tetapi juga untuk membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan pemerintah.

“SSH adalah fondasi penting dalam menyusun perencanaan dan penganggaran daerah. Jika fondasinya kuat dan terukur, maka pembangunan yang direncanakan akan lebih tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang bagi aparatur pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas teknis dalam memahami prosedur penyusunan SSH yang sesuai regulasi nasional. Dengan begitu, ke depan Pemkab Tolikara dapat lebih mandiri dalam menyiapkan dokumen keuangan yang berkualitas tanpa harus bergantung pada pihak luar.

Baca Juga :  Bupati Nahor Nekwek Berikan Bantuan Natal Kepada 7 Denominasi Gereja di  Yalimo

Melalui asistensi ini, Pemkab Tolikara berharap seluruh proses pembangunan tahun 2026 dapat berjalan lebih efisien, terarah, dan berdampak langsung bagi peningkatan pelayanan publik, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga sektor ekonomi masyarakat.

Peserta yang terlibat mengikuti kegiatan ini dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wakili 2 (dua) orang yang membidangi Program dan Aset. “semua peserta yang mengikuti kegiatan ini mampu memberikan masukan yang tepat,dan sekembalinya di tempat tugas mampu mendorong pelayanan publik yang tepat dan efisien”. Harapnya. (Diskominfo Tolikara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Persipura Dihantam Badai Cedera

Anggaran MRP 2026 Turun Signifikan

Direktur RSUD Abepura Siap Diaudit

Artikel Lainnya