Pj Bupati Tolikara, Marthen Kogoya Pimpin Buka Palang RSUD Karubaga

KARUBAGA-Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP memimpin langsung buka palang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karubaga, Senin (2/9) lalu.

Pj Bupati Marthen Kogoya dalam penjelasannya kepada media mengatakan, sebelumnya terjadi pemalangan sebagai dampak dari pengumuman pengangkatan Tenaga Honorer Kategori 2 (THK2).

Palang dibuka setelah ia melakukan pertemuan dengan pimpinan dan tenaga honorer RSUD Karubaga.

“Akhirnya palang dibuka setelah saya jelaskan tentang ketentuan aturan atau mekanisme prosedur pengangkatan THK2 kepada tenaga honorer di RSUD Karubaga, lalu disepakati untuk kami sama-sama buka palang,” kata Pj Bupati Marthen Kogoya.

Menurut Pj Bupati Marthen Kogoya, dalam pertemuan tersebut ia menjelaskan bahwa proses pengangkatan tenaga THK2 Provinsi Papua sudah mulai berjalan sejak tahun 2020.

Baca Juga :  Covid-19 Makin Naik, Sehari 1.242 Orang, Kasus Aktif 2 Kali Lipat

“Dalam proses pengangkatan itu berjalan, terjadi pembentukan 3 DOB, sehingga kami Pemerintah Provinsi Papua selaku provinsi induk mengangkat semua honorer, kita distribusi ke 3 DOB,” tutur Pj Bupati Marthen Kogoya.

   Demikian halnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara, ia mengatakan, pemberkasan khusus tenaga honorer untuk semua OPD sudah berjalan sejak 2020.

KARUBAGA-Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP memimpin langsung buka palang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karubaga, Senin (2/9) lalu.

Pj Bupati Marthen Kogoya dalam penjelasannya kepada media mengatakan, sebelumnya terjadi pemalangan sebagai dampak dari pengumuman pengangkatan Tenaga Honorer Kategori 2 (THK2).

Palang dibuka setelah ia melakukan pertemuan dengan pimpinan dan tenaga honorer RSUD Karubaga.

“Akhirnya palang dibuka setelah saya jelaskan tentang ketentuan aturan atau mekanisme prosedur pengangkatan THK2 kepada tenaga honorer di RSUD Karubaga, lalu disepakati untuk kami sama-sama buka palang,” kata Pj Bupati Marthen Kogoya.

Menurut Pj Bupati Marthen Kogoya, dalam pertemuan tersebut ia menjelaskan bahwa proses pengangkatan tenaga THK2 Provinsi Papua sudah mulai berjalan sejak tahun 2020.

Baca Juga :  400 Lebih Pendeta dan Evangelis Hadiri Seminar ke-1 Klasis Kuari

“Dalam proses pengangkatan itu berjalan, terjadi pembentukan 3 DOB, sehingga kami Pemerintah Provinsi Papua selaku provinsi induk mengangkat semua honorer, kita distribusi ke 3 DOB,” tutur Pj Bupati Marthen Kogoya.

   Demikian halnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara, ia mengatakan, pemberkasan khusus tenaga honorer untuk semua OPD sudah berjalan sejak 2020.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya