JAYAPURA ā Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura mengharapkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk kegiatan pembangunan fisik di rumah sakit setempat.
Direktur RSUD Jayapura, Anton Mote menyampaikan, RSUD Jayapura harus dibenahi terus, terlebih Kemenkes sudah memberikan label RS rujukan nasional.
āMasa hanya kasih label tapi tidak kasih program, kegiatan dan anggarannya,āUcap dr Anton.
Selain itu kata Anton, RSUD Jayapura merupakan kacamata NKRI di bidang kesehatan, karena itu sudah seharusnya dipercantik dengan sarana prasarana yang memadai.
āKita ada di wilayah perbatasan jadi jangan hanya bangun pintu perbatasan yang cantik, bangun juga dong RSUD Jayapura. Nanti kalau warga PNG atau kawasan pasifik datang berobat, masa rumah sakit ini tidak memadai padahal jadi kacamata NKRI,āTambahnya.
Ia pun mengaku akan menyampaikan kebutuhan anggaran tersebut ke Wakil Presiden Maāruf Amin sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Papua.
āKita tetap menyampaikan ke Bappenas juga nanti dan mencari waktu untuk menemui Wapres dengan harapan pada 2024 atau 2025, RSUD Jayapura sudah dapat sarana yang memadai,ā pungkasnya. (fia/gin)
JAYAPURA ā Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura mengharapkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk kegiatan pembangunan fisik di rumah sakit setempat.
Direktur RSUD Jayapura, Anton Mote menyampaikan, RSUD Jayapura harus dibenahi terus, terlebih Kemenkes sudah memberikan label RS rujukan nasional.
āMasa hanya kasih label tapi tidak kasih program, kegiatan dan anggarannya,āUcap dr Anton.
Selain itu kata Anton, RSUD Jayapura merupakan kacamata NKRI di bidang kesehatan, karena itu sudah seharusnya dipercantik dengan sarana prasarana yang memadai.
āKita ada di wilayah perbatasan jadi jangan hanya bangun pintu perbatasan yang cantik, bangun juga dong RSUD Jayapura. Nanti kalau warga PNG atau kawasan pasifik datang berobat, masa rumah sakit ini tidak memadai padahal jadi kacamata NKRI,āTambahnya.
Ia pun mengaku akan menyampaikan kebutuhan anggaran tersebut ke Wakil Presiden Maāruf Amin sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Papua.
āKita tetap menyampaikan ke Bappenas juga nanti dan mencari waktu untuk menemui Wapres dengan harapan pada 2024 atau 2025, RSUD Jayapura sudah dapat sarana yang memadai,ā pungkasnya. (fia/gin)