Bagi Ragil, bermain untuk tim sekelas Persipura adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Walau baru mengecap atmosfer sepak bola Papua selama setengah musim, ia mengaku sangat terkesan dengan kehangatan dan kualitas talenta lokal yang dimiliki Persipura.
Ia merasa beruntung bisa mendapatkan kesempatan bermain denhan pemain senior seperti Boaz Solossa. Sayang, Ragil mengaku ikut menyesal karena gagal membantu Persipura kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim lalu.
“Untuk pribadi, saya sangat senang dan bangga bisa bermain di Persipura. Bisa berada di tengah-tengah para legend dan pemain anak-anak Papua. Cuma sayang, belum bisa sampai promosi kemarin,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Bagi Ragil, bermain untuk tim sekelas Persipura adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Walau baru mengecap atmosfer sepak bola Papua selama setengah musim, ia mengaku sangat terkesan dengan kehangatan dan kualitas talenta lokal yang dimiliki Persipura.
Ia merasa beruntung bisa mendapatkan kesempatan bermain denhan pemain senior seperti Boaz Solossa. Sayang, Ragil mengaku ikut menyesal karena gagal membantu Persipura kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim lalu.
“Untuk pribadi, saya sangat senang dan bangga bisa bermain di Persipura. Bisa berada di tengah-tengah para legend dan pemain anak-anak Papua. Cuma sayang, belum bisa sampai promosi kemarin,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q