alexametrics
31.7 C
Jayapura
Saturday, May 21, 2022

362 Atlet Ikuti Kejuaraan Bulutangkis Mandala Cup

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat melakukan pemukulan pertama sebagai simbolis pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Mandala PBSI Cup Papua 2019, di GOR Waringin Kotaraja, Rabu (20/3) kemarin.( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA-Sebanyak 362 atlet bulutangkis Papua yang terbagi dalam 30 klub dari 7 kabupaten/kota di Tanah Papua ikut berkompetisi pada Kejuaraan Bulutangkis Mandala PBSI Cup Papua 2019.

Kejuaraan yang akan berlangsung di GOR Waringin, Kotaraja 20-26 Maret 2019 ini mempertandingkan 3 kategori, anak-anak dewasa dan veteran.

“Pada turnamen ini ada 362 atlet, terdiri dari 146 anak-anak, 138 dewasa dan 80 peserta veteran. Diikuti 7 kabupaten/kota, diantaranya Keerom, Jayapura, Sarmi, Merauke, Nabire, Boven Digoel dan Kota Jayapura,” ungkap Ketua Panitia, Piter Kainama kepada awak media di sela-sela pembukan di GOR Waringin, Rabu (20/3) malam.

Piter berharap, lewat kejuaraan ini lahir bibit-bibit atlet yang dapat dibina untuk mengharumkan nama Papua dikanca Nasional, bahwakan bisa mewakili Indonesia di ajang Internasional. 

Baca Juga :  Atlet dan Pelatih akan Dievaluasi

“Semoga turnamen ini bisa menghasilkan atlet-atlet terbaik di tanah Papua, baik untuk PBSI Papua dan pengcab PBSI bisa dapat bersinergi dalam pembinaan bulutangkis. Sehingga ke depan, ada atlet Papua yang mewakili Indonesia di kanca Internasional,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, jika kejuaraan ini juga sebagai ajang seleksi atlet Bulutangkis yang akan diproyeksikan kontingen Papua pada ivent Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) ke XV pada Oktober 2019 nanti.

“Turnamen ini kami buat karena minimnya kompetisi bulutangkis di tanah Papua, ini juga sebagai ajang seleksi untuk persiapan Popnas, karena banyak atlet yang turun dalam kejuaraan ini masih duduk di bangku sekoloah,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano yang membuka secara resmi kejuaraan ini memberikan apresiasi kepada salah satu pembina bulutangkis Kota Jayapura, Rudy Maswi yang sudah memotori kejuaraan bulutangkis yang menggunakan peralatan Nasional.

Baca Juga :  Laga Perdana, PSK Kayo Pulau Raih Poin Penuh

“Saya juga memberikan apresiasi kepada Pengcab dan klub-klub yang ikut dalam kejuaraan ini. Berkompetisilah secara sehat, dan tunjukkan skil kalian,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa BTM ini juga berharap, pada cabang olahraga Bulutangkis dapat menorehkan prestasi bagi tanah Papua baik pada ajang Popnas XV 2019 maupun PON XX 2020 mendatang.(eri/tho)

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano saat melakukan pemukulan pertama sebagai simbolis pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Mandala PBSI Cup Papua 2019, di GOR Waringin Kotaraja, Rabu (20/3) kemarin.( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA-Sebanyak 362 atlet bulutangkis Papua yang terbagi dalam 30 klub dari 7 kabupaten/kota di Tanah Papua ikut berkompetisi pada Kejuaraan Bulutangkis Mandala PBSI Cup Papua 2019.

Kejuaraan yang akan berlangsung di GOR Waringin, Kotaraja 20-26 Maret 2019 ini mempertandingkan 3 kategori, anak-anak dewasa dan veteran.

“Pada turnamen ini ada 362 atlet, terdiri dari 146 anak-anak, 138 dewasa dan 80 peserta veteran. Diikuti 7 kabupaten/kota, diantaranya Keerom, Jayapura, Sarmi, Merauke, Nabire, Boven Digoel dan Kota Jayapura,” ungkap Ketua Panitia, Piter Kainama kepada awak media di sela-sela pembukan di GOR Waringin, Rabu (20/3) malam.

Piter berharap, lewat kejuaraan ini lahir bibit-bibit atlet yang dapat dibina untuk mengharumkan nama Papua dikanca Nasional, bahwakan bisa mewakili Indonesia di ajang Internasional. 

Baca Juga :  Hadapi Arema, Persipura Tanpa Pelatih Kepala

“Semoga turnamen ini bisa menghasilkan atlet-atlet terbaik di tanah Papua, baik untuk PBSI Papua dan pengcab PBSI bisa dapat bersinergi dalam pembinaan bulutangkis. Sehingga ke depan, ada atlet Papua yang mewakili Indonesia di kanca Internasional,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, jika kejuaraan ini juga sebagai ajang seleksi atlet Bulutangkis yang akan diproyeksikan kontingen Papua pada ivent Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) ke XV pada Oktober 2019 nanti.

“Turnamen ini kami buat karena minimnya kompetisi bulutangkis di tanah Papua, ini juga sebagai ajang seleksi untuk persiapan Popnas, karena banyak atlet yang turun dalam kejuaraan ini masih duduk di bangku sekoloah,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano yang membuka secara resmi kejuaraan ini memberikan apresiasi kepada salah satu pembina bulutangkis Kota Jayapura, Rudy Maswi yang sudah memotori kejuaraan bulutangkis yang menggunakan peralatan Nasional.

Baca Juga :  Rombak Pemain di Putaran Kedua

“Saya juga memberikan apresiasi kepada Pengcab dan klub-klub yang ikut dalam kejuaraan ini. Berkompetisilah secara sehat, dan tunjukkan skil kalian,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa BTM ini juga berharap, pada cabang olahraga Bulutangkis dapat menorehkan prestasi bagi tanah Papua baik pada ajang Popnas XV 2019 maupun PON XX 2020 mendatang.(eri/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/