Monday, February 2, 2026
25.6 C
Jayapura

Isu Presiden Prabowo bakal Reshuffle Kabinet Menguat

BOGOR – Perombakan atau reshuffle kabinet Merah Putih kembali menjadi perbincangan, hari ini Rabu, 28 Januari 2026. Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan akan kembali melakukan perombakan jajaran menterinya. Dalam kabar yang beredar Menteri Luar Negeri yang juga Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono diisukan akan mendapat posisi baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang saat ini diduduki Pratikno.

Tak hanya itu muncul juga nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono yang juga keponakan Prabowo Subianto. Kabar perombakan kabinet ramai diperbincangkan saat jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong karena Thomas Djiwandono disetujui DPR RI menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Baca Juga :  Mendagri Minta Pemda Beri Atensi pada Pendidikan SDM

Namun, belum ada kepastian terkait reshuffle menteri Kabinet Merah Putih yang akan dilakukan Prabowo. Terkait kabar tersebut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan belum ada rencana terkait reshuffle kabinet dalam waktu dekat. “Belum, belum,” kata Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026. Di sisi lain Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari juga merespons soal isu perombakan kabinet Merah Putih pada Rabu, 28 Januari 2026.

Terdapat kekosongan kursi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) setelah Thomas Djiwandono ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Paripurna DPR, Selasa, 27 Januari 2026. Namun, Qodari belum tahu siapa yang akan mengisi posisi Wamenkeu tersebut dan ia menegaskan, posisi Kabinet Merah Putih menjadi hak prerogatif Prabowo.

Baca Juga :  Di Akhir Masa Jabatan, Harta Presiden Jokowi Meningkat sebesar Rp 13,4 Miliar

“Presiden kalau bicara reshuffle pasti kriterianya adalah kinerja, pencapaian target-target,” kata Qodari yang juga mengaku tidak mengetahui secara pasti soal isu reshuffle. “Hanya Presiden dan Tuhan yang tahu,” imbuhnya. (*/Jawapos)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

BOGOR – Perombakan atau reshuffle kabinet Merah Putih kembali menjadi perbincangan, hari ini Rabu, 28 Januari 2026. Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan akan kembali melakukan perombakan jajaran menterinya. Dalam kabar yang beredar Menteri Luar Negeri yang juga Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono diisukan akan mendapat posisi baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang saat ini diduduki Pratikno.

Tak hanya itu muncul juga nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono yang juga keponakan Prabowo Subianto. Kabar perombakan kabinet ramai diperbincangkan saat jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong karena Thomas Djiwandono disetujui DPR RI menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Baca Juga :  Ada Mobilisasi Massa, Penghitungan Suara Dipindah

Namun, belum ada kepastian terkait reshuffle menteri Kabinet Merah Putih yang akan dilakukan Prabowo. Terkait kabar tersebut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan belum ada rencana terkait reshuffle kabinet dalam waktu dekat. “Belum, belum,” kata Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026. Di sisi lain Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari juga merespons soal isu perombakan kabinet Merah Putih pada Rabu, 28 Januari 2026.

Terdapat kekosongan kursi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) setelah Thomas Djiwandono ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Paripurna DPR, Selasa, 27 Januari 2026. Namun, Qodari belum tahu siapa yang akan mengisi posisi Wamenkeu tersebut dan ia menegaskan, posisi Kabinet Merah Putih menjadi hak prerogatif Prabowo.

Baca Juga :  Jokowi Teken Kepres No 4/2022

“Presiden kalau bicara reshuffle pasti kriterianya adalah kinerja, pencapaian target-target,” kata Qodari yang juga mengaku tidak mengetahui secara pasti soal isu reshuffle. “Hanya Presiden dan Tuhan yang tahu,” imbuhnya. (*/Jawapos)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya