Friday, January 30, 2026
25.6 C
Jayapura

156.029 Siswa Lolos SNBP 2024

Tak Terpenuhi 100 Persen, Sisa Kuota Dialihkan ke SNBT

 JAKARTA – Hasil seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) masuk PTN diumumkan kemarin (26/3). Dari hasil tersebut, tak semua kuota dari daya tampung terpenuhi.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2024 Ganefri menyampaikan, untuk daya tampung PTN akademik di tahun ini mencapai 132.450. Dari jumlah tersebut, sebanyak 126.421 siswa dinyatakan lulus.

”Kalau kita lihat persentase antara yang lolos dan daya tampung maka persentase yang diterima sebesar 95,45 persen,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin (26/3). Artinya, ada kuota yang tak terpenuhi.

Kondisi serupa juga terjadi pada PTN Vokasi. Dengan daya tampung total 33.608 kuota, namun yang lolos seleksi hanya 29.608 siswa dari 112.599 orang pendaftar. ”Tak jauh beda dengan akademik, persentase antara yang lolos dan daya tampung itu 88,10 persen,” tuturnya.

Baca Juga :  Pastikan Keberlanjutan 677 Mahasiswanya di Dalam Dan Diluar Negeri

Tak terpenuhinya kuota di masing-masing prodi ini, kata dia, lantaran ada prodi-prodi yang kurang diminati. Misalnya, di PTN di daerah-daerah Timur, banyak jumlah formasi yang ditetapkan prodi yang tidak dipilih oleh para pendaftar. Hingga akhirnya, kuota tak semuanya terpenuhi 100 persen.

Lalu, bagaimana nasib dari sisi kuota tersebut? Ganefri memastikan kuota tersebut akan dialihkan ke seleksi nasional berbasis tes (SNBT). Pada SNBT, ada persyaratan yang diterima minimal 30 persen dari kuota keseluruhan. Sehingga, dibolehkan bagi PTN untuk menerima diatas batasan tersebut dengan penambahan dari sisa kuota SNBP.

”Ada teman-teman yang menerapkan 40 persen. Kemudian, sisanya baru di mandiri. karena di mandiri itu kuota hanya 176.319. Jadi total itu nanti lebih kurang 589.442,” paparnya.

Baca Juga :  Semua Prodi di Uncen Didorong Terakreditasi Unggul

Kendati begitu, dia menegaskan, bahwa bagi yang sudah lolos SNBP maka haram hukumnya untuk mendaftar di SNBT maupun Mandiri. Kebijakan ini pun sudah diterapkan sejak tahun lalu. Nantinya, bagi mereka yang lolos akan otomatis terblokir untuk bisa mengikuti SNBT.

Tak Terpenuhi 100 Persen, Sisa Kuota Dialihkan ke SNBT

 JAKARTA – Hasil seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) masuk PTN diumumkan kemarin (26/3). Dari hasil tersebut, tak semua kuota dari daya tampung terpenuhi.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2024 Ganefri menyampaikan, untuk daya tampung PTN akademik di tahun ini mencapai 132.450. Dari jumlah tersebut, sebanyak 126.421 siswa dinyatakan lulus.

”Kalau kita lihat persentase antara yang lolos dan daya tampung maka persentase yang diterima sebesar 95,45 persen,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin (26/3). Artinya, ada kuota yang tak terpenuhi.

Kondisi serupa juga terjadi pada PTN Vokasi. Dengan daya tampung total 33.608 kuota, namun yang lolos seleksi hanya 29.608 siswa dari 112.599 orang pendaftar. ”Tak jauh beda dengan akademik, persentase antara yang lolos dan daya tampung itu 88,10 persen,” tuturnya.

Baca Juga :  Berulah Lagi, KST Bakar Honai Warga

Tak terpenuhinya kuota di masing-masing prodi ini, kata dia, lantaran ada prodi-prodi yang kurang diminati. Misalnya, di PTN di daerah-daerah Timur, banyak jumlah formasi yang ditetapkan prodi yang tidak dipilih oleh para pendaftar. Hingga akhirnya, kuota tak semuanya terpenuhi 100 persen.

Lalu, bagaimana nasib dari sisi kuota tersebut? Ganefri memastikan kuota tersebut akan dialihkan ke seleksi nasional berbasis tes (SNBT). Pada SNBT, ada persyaratan yang diterima minimal 30 persen dari kuota keseluruhan. Sehingga, dibolehkan bagi PTN untuk menerima diatas batasan tersebut dengan penambahan dari sisa kuota SNBP.

”Ada teman-teman yang menerapkan 40 persen. Kemudian, sisanya baru di mandiri. karena di mandiri itu kuota hanya 176.319. Jadi total itu nanti lebih kurang 589.442,” paparnya.

Baca Juga :  368 Calon Siswa Polri Mulai mengikuti Seleksi Administrasi

Kendati begitu, dia menegaskan, bahwa bagi yang sudah lolos SNBP maka haram hukumnya untuk mendaftar di SNBT maupun Mandiri. Kebijakan ini pun sudah diterapkan sejak tahun lalu. Nantinya, bagi mereka yang lolos akan otomatis terblokir untuk bisa mengikuti SNBT.

Berita Terbaru

Persipura Dihantam Badai Cedera

Anggaran MRP 2026 Turun Signifikan

Direktur RSUD Abepura Siap Diaudit

Artikel Lainnya