Aksi yang dipusatkan di Jalan Gatot Subroto pada Kamis (27/8) ini membawa misi penegakan hukum yang tegas. Massa datang langsung ke Jakarta untuk merespons pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani yang membuka ruang masukan publik. Dua agenda utama yang diusung dalam aksi ini meliputi desakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.
Botok membantah keras anggapan bahwa aksi ini bertujuan memicu kegaduhan politik. Ia menekankan gerakan AMPB murni mengawal kebijakan negara tanpa ada niat melengserkan pemerintahan Prabowo-Gibran. “Kita fokus pada dua tuntutan itu. Tidak ada lengserkan Prabowo-Gibran, tidak ada. Kita mendukung pemerintahan Prabowo agar lebih baik,” tegas Botok.
Ia juga menepis isu bahwa gerakan warga Pati ini ditunggangi oleh elite politik tertentu, ‘Geng Solo’, maupun kelompok penguasa lainnya. AMPB memastikan aksi ini murni aspirasi masyarakat bawah dari daerah dan tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok lain yang pernah mengnamakan warga Pati dalam aksi sebelumnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Aksi yang dipusatkan di Jalan Gatot Subroto pada Kamis (27/8) ini membawa misi penegakan hukum yang tegas. Massa datang langsung ke Jakarta untuk merespons pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani yang membuka ruang masukan publik. Dua agenda utama yang diusung dalam aksi ini meliputi desakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.
Botok membantah keras anggapan bahwa aksi ini bertujuan memicu kegaduhan politik. Ia menekankan gerakan AMPB murni mengawal kebijakan negara tanpa ada niat melengserkan pemerintahan Prabowo-Gibran. “Kita fokus pada dua tuntutan itu. Tidak ada lengserkan Prabowo-Gibran, tidak ada. Kita mendukung pemerintahan Prabowo agar lebih baik,” tegas Botok.
Ia juga menepis isu bahwa gerakan warga Pati ini ditunggangi oleh elite politik tertentu, ‘Geng Solo’, maupun kelompok penguasa lainnya. AMPB memastikan aksi ini murni aspirasi masyarakat bawah dari daerah dan tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok lain yang pernah mengnamakan warga Pati dalam aksi sebelumnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q