35 Pesawat Asing Bakal Bantu Padamkan Karhutla di Indonesia

Kebijakan ini memungkinkan sumber daya udara bergerak lebih cepat mengikuti perkembangan titik karhutla, tetapi tetap mewajibkan seluruh operasi memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan. Sebelum diterbangkan, pesawat tetap menjalani pengawasan dan sertifikasi terkait kelaikudaraan.Ditjen Hubud juga memeriksa aspek teknis apabila pesawat mengalami modifikasi untuk mendukung misi pemadaman.

Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, operasional penerbangan menjadi tanggung jawab operator berdasarkan Air Operator Certificate (AOC). Pengerahan armada juga disesuaikan dengan kebutuhan lapangan melalui koordinasi BNPB, BPBD, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Kemenhub bersama AirNav Indonesia sekaligus mengatur ruang udara agar aktivitas water bombing dan patroli udara tidak mengganggu keselamatan penerbangan lainnya. Per 20 Agustus 2026, terdapat sejumlah NOTAM terkait penanganan karhutla, termasuk reservasi ruang udara untuk water bombing, air patrol di Kalimantan Barat, serta pembatasan penggunaan Taxiway Alpha di Bandara Banjarmasin akibat aktivitas pesawat pemadam.

Baca Juga :  277 Kasus Baru Kanker Ditemukan di RSUD Jayapura

Kemenhub juga mencatat penutupan sementara Bandara Nabire akibat asap karhutla. Langkah tersebut dilakukan agar 35 pesawat asing untuk pemadaman karhutla dapat dikerahkan secara efektif tanpa mengabaikan keselamatan penerbangan. (*/Jawapos)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Kebijakan ini memungkinkan sumber daya udara bergerak lebih cepat mengikuti perkembangan titik karhutla, tetapi tetap mewajibkan seluruh operasi memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan. Sebelum diterbangkan, pesawat tetap menjalani pengawasan dan sertifikasi terkait kelaikudaraan.Ditjen Hubud juga memeriksa aspek teknis apabila pesawat mengalami modifikasi untuk mendukung misi pemadaman.

Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, operasional penerbangan menjadi tanggung jawab operator berdasarkan Air Operator Certificate (AOC). Pengerahan armada juga disesuaikan dengan kebutuhan lapangan melalui koordinasi BNPB, BPBD, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Kemenhub bersama AirNav Indonesia sekaligus mengatur ruang udara agar aktivitas water bombing dan patroli udara tidak mengganggu keselamatan penerbangan lainnya. Per 20 Agustus 2026, terdapat sejumlah NOTAM terkait penanganan karhutla, termasuk reservasi ruang udara untuk water bombing, air patrol di Kalimantan Barat, serta pembatasan penggunaan Taxiway Alpha di Bandara Banjarmasin akibat aktivitas pesawat pemadam.

Baca Juga :  Indonesia dan Anggota MSG Hadapi Ancaman Keamanan yang Sama

Kemenhub juga mencatat penutupan sementara Bandara Nabire akibat asap karhutla. Langkah tersebut dilakukan agar 35 pesawat asing untuk pemadaman karhutla dapat dikerahkan secara efektif tanpa mengabaikan keselamatan penerbangan. (*/Jawapos)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya