“Kalau 2025 itu masa konsolidasi pemerintahan baru, banyak penyesuaian. Nah, 2026 diharapkan mesinnya sudah mulai running,” katanya. David menyebutkan, kinerja ekonomi RI sepanjang 2025 justru melampaui ekspektasi banyak lembaga global yang sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan di kisaran 4,7–4,8 persen.
Indonesia bahkan mencatat pertumbuhan lebih baik dibanding sejumlah negara tetangga dan Amerika Serikat. Salah satu penopang utama adalah kontribusi ekspor yang meningkat signifikan.“Tertundanya pemberlakuan tarif Trump ini blessing in disguise. Banyak negara, termasuk Indonesia, justru ditopang oleh ekspor. Di kuartal III, kontribusi net export kita di atas 2 persen,” ujarnya. (/JAWAPOS.COM*)
“Kalau 2025 itu masa konsolidasi pemerintahan baru, banyak penyesuaian. Nah, 2026 diharapkan mesinnya sudah mulai running,” katanya. David menyebutkan, kinerja ekonomi RI sepanjang 2025 justru melampaui ekspektasi banyak lembaga global yang sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan di kisaran 4,7–4,8 persen.
Indonesia bahkan mencatat pertumbuhan lebih baik dibanding sejumlah negara tetangga dan Amerika Serikat. Salah satu penopang utama adalah kontribusi ekspor yang meningkat signifikan.“Tertundanya pemberlakuan tarif Trump ini blessing in disguise. Banyak negara, termasuk Indonesia, justru ditopang oleh ekspor. Di kuartal III, kontribusi net export kita di atas 2 persen,” ujarnya. (/JAWAPOS.COM*)