Tuesday, January 13, 2026
27.4 C
Jayapura

Menhan Ingin Sempurnakan Komando Operasi di Papua

Kebijakan tersebut, lanjut Fahmi, seharusnya sekaligus menjawab kritik lama terhadap pendekatan keamanan di Papua yang kerap dinilai parsial dan terlalu bertumpu pada pengerahan kekuatan.

Namun demikian, langkah itu juga bukan tanpa tantangan. Dia menyebut, tantangan terbesarnya bukan lagi pada desain struktur komando operasi, melainkan pada cara kerja di lapangan.

”Apakah komando itu mampu beroperasi secara humanis, terkoordinasi dengan unsur sipil, dan sensitif terhadap konteks sosial-budaya Papua,” kata dia.

Hal lain yang perlu diantisipasi adalah risiko tumpang tindih kewenangan antar-institusi, persoalan legitimasi sosial di mata masyarakat, serta perang persepsi di ruang publik nasional dan internasional.

Menurut Fahmi, Papua hari ini bukan hanya medan operasi keamanan, melainkan juga medan narasi.

Baca Juga :  Warga Heboh Ikan Hiu yang Terdampar

Karena itu, keberhasilan penyempurnaan komando operasi di Papua tidak ditentukan oleh seberapa kuat strukturnya, melainkan oleh seberapa presisi penggunaannya, seberapa terukur pendekatan keamanannya, dan seberapa besar kepercayaan publik yang mampu dibangun. ”Di situ ujian kehadiran negara yang sesungguhnya,” tandasnya. (*/jawapos)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Kebijakan tersebut, lanjut Fahmi, seharusnya sekaligus menjawab kritik lama terhadap pendekatan keamanan di Papua yang kerap dinilai parsial dan terlalu bertumpu pada pengerahan kekuatan.

Namun demikian, langkah itu juga bukan tanpa tantangan. Dia menyebut, tantangan terbesarnya bukan lagi pada desain struktur komando operasi, melainkan pada cara kerja di lapangan.

”Apakah komando itu mampu beroperasi secara humanis, terkoordinasi dengan unsur sipil, dan sensitif terhadap konteks sosial-budaya Papua,” kata dia.

Hal lain yang perlu diantisipasi adalah risiko tumpang tindih kewenangan antar-institusi, persoalan legitimasi sosial di mata masyarakat, serta perang persepsi di ruang publik nasional dan internasional.

Menurut Fahmi, Papua hari ini bukan hanya medan operasi keamanan, melainkan juga medan narasi.

Baca Juga :  Harga Pertamax Dikabarkan Naik Mulai Besok

Karena itu, keberhasilan penyempurnaan komando operasi di Papua tidak ditentukan oleh seberapa kuat strukturnya, melainkan oleh seberapa presisi penggunaannya, seberapa terukur pendekatan keamanannya, dan seberapa besar kepercayaan publik yang mampu dibangun. ”Di situ ujian kehadiran negara yang sesungguhnya,” tandasnya. (*/jawapos)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya