Bangun Jamban Sehat untuk Sanitasi yang Layak di Kampung Tiba-Tiba

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui peningkatan akses sanitasi yang layak. Berkolaborasi dengan BKKBN dan BRI Peduli, Pemkot Jayapura menyerahkan bantuan tiga unit jamban sehat kepada tiga kepala keluarga di Kampung Tiba-Tiba, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Selasa (28/7).

   Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya melalui penyediaan sanitasi yang layak sebagai salah satu langkah strategis menekan angka stunting.

  Menurut Rustan, sanitasi yang buruk masih menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Karena itu, keberadaan jamban sehat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi keluarga.

Baca Juga :  9.348 Penumpang Yang Datang Dan Berangkat

  “Jamban sehat ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan upaya mencegah stunting. Melalui kerja sama Pemerintah Kota Jayapura, BKKBN dan BRI Peduli, kita berharap masyarakat yang sebelumnya belum memiliki jamban atau jambannya sudah tidak layak, kini dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.

   Rustan menjelaskan, kebiasaan buang air besar di tempat terbuka dapat meningkatkan risiko penyebaran kuman yang dibawa lalat maupun media lainnya. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan anak-anak mudah terserang penyakit, sehingga asupan gizi tidak terserap dengan baik dan akhirnya berdampak pada stunting.

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui peningkatan akses sanitasi yang layak. Berkolaborasi dengan BKKBN dan BRI Peduli, Pemkot Jayapura menyerahkan bantuan tiga unit jamban sehat kepada tiga kepala keluarga di Kampung Tiba-Tiba, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Selasa (28/7).

   Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya melalui penyediaan sanitasi yang layak sebagai salah satu langkah strategis menekan angka stunting.

  Menurut Rustan, sanitasi yang buruk masih menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Karena itu, keberadaan jamban sehat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi keluarga.

Baca Juga :  491 Orang CJH Papua Akan Diberangkatkan dari Embarkasi Makassar

  “Jamban sehat ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan upaya mencegah stunting. Melalui kerja sama Pemerintah Kota Jayapura, BKKBN dan BRI Peduli, kita berharap masyarakat yang sebelumnya belum memiliki jamban atau jambannya sudah tidak layak, kini dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.

   Rustan menjelaskan, kebiasaan buang air besar di tempat terbuka dapat meningkatkan risiko penyebaran kuman yang dibawa lalat maupun media lainnya. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan anak-anak mudah terserang penyakit, sehingga asupan gizi tidak terserap dengan baik dan akhirnya berdampak pada stunting.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya