Monday, January 12, 2026
30.7 C
Jayapura

Mendekati PSU, Tren Postingan di Medsos Tinggi

JAYAPURA – Dinas Kominfo Papua memantau, kurang dari dua minggu jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, tren postingan media sosial memanas.

Sebagaimana terdapat dua pasangan calon pada PSU pemilihan gubenur dan wakil gubernur, yaitu Mathius D Fakhiri-Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) dan Benhur Tomi Mano-Constant Karma (BTM-CK).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto mengatakan, tren terkait PSU cukup tinggi di dua minggu sebelum hari pemungutan suara. Ini terjadi di platform X, diikuti FB, IG/Tiktok dan Website.

Sedangkan untuk WhatsApp, SMS dan Messenger, dikarenakan terenkripsi maka agak sulit melihatnya. “Dari beberapa platform tersebut, sentimennya 45 persen negatif. Ada dalam bentuk manipulasi, ketidakjujuran, saling serang antar-kandidat dan isu lainnya,” kata Jeri, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (28/7).

Baca Juga :  Dulu Bicara Beras Bicara Irian Bhakti, Kini Expansi ke Provinsi Tetangga

JAYAPURA – Dinas Kominfo Papua memantau, kurang dari dua minggu jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, tren postingan media sosial memanas.

Sebagaimana terdapat dua pasangan calon pada PSU pemilihan gubenur dan wakil gubernur, yaitu Mathius D Fakhiri-Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) dan Benhur Tomi Mano-Constant Karma (BTM-CK).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto mengatakan, tren terkait PSU cukup tinggi di dua minggu sebelum hari pemungutan suara. Ini terjadi di platform X, diikuti FB, IG/Tiktok dan Website.

Sedangkan untuk WhatsApp, SMS dan Messenger, dikarenakan terenkripsi maka agak sulit melihatnya. “Dari beberapa platform tersebut, sentimennya 45 persen negatif. Ada dalam bentuk manipulasi, ketidakjujuran, saling serang antar-kandidat dan isu lainnya,” kata Jeri, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (28/7).

Baca Juga :  BMKG: Salju abadi Puncak Jaya Mencair, Perubahan Iklim Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya