Secara teknis, pelaksanaan program melibatkan kolaborasi lintas OPD, yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perindagkop dan UKM, serta Dinas Perikanan.
Selain itu, sejumlah mitra strategis turut berpartisipasi, antara lain Perum Bulog, APRINDO, dan Bank Indonesia.
Bulog berperan menyediakan beras program SPHP, Minyakita, serta sejumlah komoditas premium lainnya. Sementara APRINDO mendukung melalui penjualan perlengkapan rumah tangga dengan harga terjangkau.
Pemerintah Kota Jayapura berharap pasar murah dapat menjadi instrumen efektif dalam menekan gejolak harga, terutama pada komoditas pangan strategis yang rentan mengalami fluktuasi.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q