Mengingat, Hari Raya Idul Fitri merupakan periode dengan peningkatan kebutuhan bahan pokok masyarakat. Lonjakan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok seringkali berdampak pada kenaikan harga serta menurunnya daya
Pasar murah yang menyiapkan sejumlah bahan pokok diserbu oleh warga. Dalam sekejap, ratusan bahan pokok yang disiapkan oleh Dinas Perindustrian Kabupaten Biak Numfor habis dalam sekejap karena harganya dibawa harga pasar
Plt Sekda Kakabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono. M.AP menyatakan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini selain membantu warga yang merayakan Idul Fitri, sekaligus melakukan menjadi upaya pemerintah daerah dalam menekan infl
Kepala Bidang Pangan, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Papua Selatan Frederick Hendrik Endeboy ditemui mengungkapkan, gerakan pangan murah ini akan berlangsung selama 2 hari. ‘’GPM ini akan berlangsung selama 2 ha
Giat ini melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), distributor, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan bahwa pasar murah menjadi ruang
“Kami rencanakan selama Ramadan ada empat kali gerakan pangan murah. Ini untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi,” ucap
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, mengatakan kegiatan tersebut nantinya dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan Pangan Nasional, pemerintah kabupaten/kota, distributor, serta badan usaha milik negara di sektor
“Lokasinya akan berpindah sesuai kebutuhan. Menjelang Lebaran misalnya, digelar di halaman masjid. Begitu juga saat Natal, akan dilakukan di rumah ibadah lainnya, sehingga akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan bisa
Namun, sebagian warga menilai selisih harga sejumlah komoditas belum terlalu signifikan dibandingkan harga di pasar maupun ritel modern. Martina, salah satu warga yang ditemui di lokasi, mengatakan harga beberapa barang
GPM kini telah menjadi momentum bagi masyarakat untuk berburu kebutuhan bahan makanan pokok dengan harga yang terjangkau di tengah laju inflasi yang selalu meroket setiap bulan. Kesempatan ini pun kembali datang kala men