Saturday, April 5, 2025
27.7 C
Jayapura

Cegah HIV Sejak Dini, OAP Wajib Periksa Darah

JAYAPURA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Dr.Robby Kayame berharap agar semua orang asli Papua di seluruh Tanah Papua jangan takut untuk melakukan pemeriksaan darah untuk mencek tubuh dari  Virus HIV-AIDS. Sebab penyebaran Virus HIV dan AIDS juga sudah kemana mana, meluas dan merata.

  “Karena Virus HIV-AIDS berkembang meluas dan merata sehingga langkah cepat yang bisa dilakukan oleh orang Papua adalah wajib melakukan pemeriksaan darah sebagai langkah untuk pencegahan lebih penting,” katanya Dr Robby saat ditemui  diruang kerjanya, Selasa (25/10).

   Kayame mengatakan bahwa pemeriksaan dini dilakukan sebagai upaya untuk mendeteksi virus dan pencegahan penyebaran virus HIV dan AIDS.  “Apabila dalam pemeriksaan tidak ada itu syukur. Apabila saat pemeriksaan lalu ditemukan ada virus HIV AIDS maka segera dilakukan pemeriksaan ulang dan ada virus wajib minum ARV,”katanya.

Baca Juga :  Tuntutan ke Terdakwa Caca Tunggu Kejagung

  Kayame mengatakan, untuk di Papua khasus virus HIV dan AIDS itu epidemi meluas (general epidemi) dulu itu hanya kelompok kelompok resiko PSK, Waria.

“Tetapi sekarang orang yang baik-baik saja sudah kena. Orang yang biasa biasa bisa terkena virus HIV dan AIDS karena siapa tahu Istri atau suaminya melakukan perselingkuhan dan mereka terkena Virus HIV/AIDS,” katanya.

  Kayame mengatakan, praktek perselingkuhan dan seks bebas bagi mereka yang belum mempunyai pasangan membuat penyebaran Virus HIV-AIDS kemana mana dan meluas. “Jadi saat ini susah untuk kita mau bilang resiko penyakit ini diidap oleh kelompok rentan seperti dahulu. Saya harap agar tetap melakukan pemeriksaan darah untuk mencek tubuh,” katanya.

Baca Juga :  Beberapa Kepala OPD di Pemprov Tak Hadir saat Apel Perdana

  Kayame mengungkapkan bahwa untuk mencegah penyebaran Virus HIV dan AIDS di Tanah Papua harus ada inisiatif pemerintah daerah setempat dan setiap individu untuk melakukan pemeriksaan darah, dan melakukan sosialisasi.

  “Saya harap kepada bagi mereka yang belum mempunyai pasangan sebelum berhubungan seks menggunakan kondom, kalau pemuda pemudi belum menikah segera menikah, kalau sudah punya pasangan setia dengan pasangan,” katanya. (oel/tri)

JAYAPURA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Dr.Robby Kayame berharap agar semua orang asli Papua di seluruh Tanah Papua jangan takut untuk melakukan pemeriksaan darah untuk mencek tubuh dari  Virus HIV-AIDS. Sebab penyebaran Virus HIV dan AIDS juga sudah kemana mana, meluas dan merata.

  “Karena Virus HIV-AIDS berkembang meluas dan merata sehingga langkah cepat yang bisa dilakukan oleh orang Papua adalah wajib melakukan pemeriksaan darah sebagai langkah untuk pencegahan lebih penting,” katanya Dr Robby saat ditemui  diruang kerjanya, Selasa (25/10).

   Kayame mengatakan bahwa pemeriksaan dini dilakukan sebagai upaya untuk mendeteksi virus dan pencegahan penyebaran virus HIV dan AIDS.  “Apabila dalam pemeriksaan tidak ada itu syukur. Apabila saat pemeriksaan lalu ditemukan ada virus HIV AIDS maka segera dilakukan pemeriksaan ulang dan ada virus wajib minum ARV,”katanya.

Baca Juga :  Tidak Ada Ruang Bagi Aksi Premanisme di Kota Jayapura

  Kayame mengatakan, untuk di Papua khasus virus HIV dan AIDS itu epidemi meluas (general epidemi) dulu itu hanya kelompok kelompok resiko PSK, Waria.

“Tetapi sekarang orang yang baik-baik saja sudah kena. Orang yang biasa biasa bisa terkena virus HIV dan AIDS karena siapa tahu Istri atau suaminya melakukan perselingkuhan dan mereka terkena Virus HIV/AIDS,” katanya.

  Kayame mengatakan, praktek perselingkuhan dan seks bebas bagi mereka yang belum mempunyai pasangan membuat penyebaran Virus HIV-AIDS kemana mana dan meluas. “Jadi saat ini susah untuk kita mau bilang resiko penyakit ini diidap oleh kelompok rentan seperti dahulu. Saya harap agar tetap melakukan pemeriksaan darah untuk mencek tubuh,” katanya.

Baca Juga :  Polda Papua Bentuk Tim Khusus Ungkap Teror Molotov

  Kayame mengungkapkan bahwa untuk mencegah penyebaran Virus HIV dan AIDS di Tanah Papua harus ada inisiatif pemerintah daerah setempat dan setiap individu untuk melakukan pemeriksaan darah, dan melakukan sosialisasi.

  “Saya harap kepada bagi mereka yang belum mempunyai pasangan sebelum berhubungan seks menggunakan kondom, kalau pemuda pemudi belum menikah segera menikah, kalau sudah punya pasangan setia dengan pasangan,” katanya. (oel/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya