Friday, June 14, 2024
23.7 C
Jayapura

Pastikan Tidak Ada Masalah Saat TPU Kristen Pindah di Buper

TPU Kristen Tanah Hitam Tutup 31 Maret Pindah ke Buper 1 April 2023 

JAYAPURA-Menjelang dibukanya operasional TPU Kristen Buper Waena pada  1 April 2023, Dinas PUPR PKP Kota Jayapura terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat. Dimana per tanggal 31 Maret 2023 TPU Kristen Abepura, Tanah Hitam, sudah tidak digunakan lagi untuk melakukan pemakaman, namun hanya untuk ziarah saja.

  “Kita terus lakukan sosialiasi ke media dan lainnya bahwa per 1 April lahan TPU Kristen Buper Waena sudah digunakan untuk pemakaman Kristen, dan di TPU Kristen Tanah Hitam Abepura per 31 Maret 2023 kami akan tutup, dan hanya difungsikan untuk ziarah saja, jadi dengan adanya informasi ini masyarakat harus tahu di jauh- jauh hari, ” kata Kepala Dinas PUPR PKP Kota Jayapura Nofdi J Rampi, baru baru ini.

   Nofdi mengakui, sebelum dioperasionalkan nantinya rencana akan dilakukan baca doa terlebih dahulu sehingga kedepannya TPU Kristen Buper Waena tetap bisa digunakan secara lancar, dan aman tidak ada kendala apapun.

  Dijelaskan, operasional TPU Kristen Buper Waena tetap dikenakan retribusi  seperti biasanya, karena memakai aturan lama seperti di TPU Muslim. Pasalnya, ini hanya pindah lokasi saja bukan berarti merubah retribusi. Dimana untuk retribusi dewasa dikenakan Rp 1 juta, anak-anak Rp 750 ribu dan penggalian Rp 1 juta, dan batu nisan disiapkan oleh keluarga atau kalau mau buat seragam bisa disiapkan di sana tentu dengan biaya lain lagi seperti di muslim.

Baca Juga :  Upacara HUT di Yoka, Hiburan di Taman Imbi

  ‘’Untuk TPU Kristen Buper Waena pengaturan tidak sama dengan di TPU Kristen Abepura karena nanti langsung diatur pemerintah tidak boleh menambah bangunan sendiri sama dengan TPU Muslim, harus satu bentuk sesuai Perda yang ada dan luas TPU Kristen sekira 4.5 hektar dan diperkirakan bisa digunakan sampai 10 tahun kedepan,’’jelasnya.

  Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura, Giovano Pattiwae menyampaikan pihaknya akan mendorong pelaksanaan TPU Kristen untuk segera dioperasionalkan.

  Salah satu yang akan mereka dorong untuk operasional TPU Kristen ini adalah berkaitan dengan biaya operasional. Dimana menurut dia operasional TPU Kristen harus betul betul meringankan beban masyarakat.

  “Kita akan koordinasi dengan Dinas PU Kota Jayapura, terkait biaya operasional, artinya jangan sampai memberatkan kepada masyarakat.  Hal ini perlu untuk kita bahas secara bersama, tetapi terlepas daripada itu kami Komisi B sangat mendukung jika TPU kristen ini mulai dioperasikan bulan April ini,” kata Geovano sabtu (25/3).

Baca Juga :  Lagi, 5 Unit Motor Dugaan Pencurian Diamankan 

   Ia juga meminta kepada Dinas PU agar penataan TPU kristen di Buper ini, harus betul betul tertata dengan baik. Oleh sebab itu sangat diharapkan agar pengelolahannya terarah. “Kita harus belajar dari TPU kristen yang ada di Tanah Hitam, sehingga TPU yang di Buper Waena ini sangat diharapkan tertata rapi. Untuk itu perlu adanya ketegasan dari PU sebagai pengelola,” tandasnya.

  Soal akses jalan masuk, KPU Kota, juga harus segera memikirkan hal ini, sehingga tidak ada kendala bagi masyarakat.   “Pada prinsipnya kami akan mendorong agar TPU Kritsen di Buper ini bisa dioperasikan dengan baik, tanpa adanya persoalan yang nantinya berujung seperti TPU Kristen Tanah Hitam kelihatannya sangat semrawut,” tegasnya. (dil/rel)

TPU Kristen Tanah Hitam Tutup 31 Maret Pindah ke Buper 1 April 2023 

JAYAPURA-Menjelang dibukanya operasional TPU Kristen Buper Waena pada  1 April 2023, Dinas PUPR PKP Kota Jayapura terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat. Dimana per tanggal 31 Maret 2023 TPU Kristen Abepura, Tanah Hitam, sudah tidak digunakan lagi untuk melakukan pemakaman, namun hanya untuk ziarah saja.

  “Kita terus lakukan sosialiasi ke media dan lainnya bahwa per 1 April lahan TPU Kristen Buper Waena sudah digunakan untuk pemakaman Kristen, dan di TPU Kristen Tanah Hitam Abepura per 31 Maret 2023 kami akan tutup, dan hanya difungsikan untuk ziarah saja, jadi dengan adanya informasi ini masyarakat harus tahu di jauh- jauh hari, ” kata Kepala Dinas PUPR PKP Kota Jayapura Nofdi J Rampi, baru baru ini.

   Nofdi mengakui, sebelum dioperasionalkan nantinya rencana akan dilakukan baca doa terlebih dahulu sehingga kedepannya TPU Kristen Buper Waena tetap bisa digunakan secara lancar, dan aman tidak ada kendala apapun.

  Dijelaskan, operasional TPU Kristen Buper Waena tetap dikenakan retribusi  seperti biasanya, karena memakai aturan lama seperti di TPU Muslim. Pasalnya, ini hanya pindah lokasi saja bukan berarti merubah retribusi. Dimana untuk retribusi dewasa dikenakan Rp 1 juta, anak-anak Rp 750 ribu dan penggalian Rp 1 juta, dan batu nisan disiapkan oleh keluarga atau kalau mau buat seragam bisa disiapkan di sana tentu dengan biaya lain lagi seperti di muslim.

Baca Juga :  Pangdam Ajak Goliat Tabuni Turun Gunung

  ‘’Untuk TPU Kristen Buper Waena pengaturan tidak sama dengan di TPU Kristen Abepura karena nanti langsung diatur pemerintah tidak boleh menambah bangunan sendiri sama dengan TPU Muslim, harus satu bentuk sesuai Perda yang ada dan luas TPU Kristen sekira 4.5 hektar dan diperkirakan bisa digunakan sampai 10 tahun kedepan,’’jelasnya.

  Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura, Giovano Pattiwae menyampaikan pihaknya akan mendorong pelaksanaan TPU Kristen untuk segera dioperasionalkan.

  Salah satu yang akan mereka dorong untuk operasional TPU Kristen ini adalah berkaitan dengan biaya operasional. Dimana menurut dia operasional TPU Kristen harus betul betul meringankan beban masyarakat.

  “Kita akan koordinasi dengan Dinas PU Kota Jayapura, terkait biaya operasional, artinya jangan sampai memberatkan kepada masyarakat.  Hal ini perlu untuk kita bahas secara bersama, tetapi terlepas daripada itu kami Komisi B sangat mendukung jika TPU kristen ini mulai dioperasikan bulan April ini,” kata Geovano sabtu (25/3).

Baca Juga :  Malam Tahun Baru, Ratusan Botol Miras Diamankan

   Ia juga meminta kepada Dinas PU agar penataan TPU kristen di Buper ini, harus betul betul tertata dengan baik. Oleh sebab itu sangat diharapkan agar pengelolahannya terarah. “Kita harus belajar dari TPU kristen yang ada di Tanah Hitam, sehingga TPU yang di Buper Waena ini sangat diharapkan tertata rapi. Untuk itu perlu adanya ketegasan dari PU sebagai pengelola,” tandasnya.

  Soal akses jalan masuk, KPU Kota, juga harus segera memikirkan hal ini, sehingga tidak ada kendala bagi masyarakat.   “Pada prinsipnya kami akan mendorong agar TPU Kritsen di Buper ini bisa dioperasikan dengan baik, tanpa adanya persoalan yang nantinya berujung seperti TPU Kristen Tanah Hitam kelihatannya sangat semrawut,” tegasnya. (dil/rel)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya