Monday, March 2, 2026
26.9 C
Jayapura

Hasil Sidak, Harga Bapok Pasar Tradisional dan Modern Berbeda

JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, memimpin inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok (bapok) di sejumlah pasar tradisional dan modern di Jayapura, Rabu (25/2).

Sidak tersebut dilakukan bersama Kapolresta Jayapura Kota, Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Adapun lokasi yang dipantau meliputi Pasar Youtefa sebagai pasar tradisional, serta dua ritel modern yakni Hypermart Tanah Hitam dan Saga Abepura. Kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan.

Dari hasil pemantauan di Pasar Youtefa, sebagian besar harga bahan pokok terpantau relatif normal. Namun, harga daging ayam mengalami kenaikan signifikan hingga 100 persen.

Baca Juga :  Paparkan Inovasi dan Ajak Kolaborasi Global Untuk Capai NZE Nasional 2060

“Sebelum puasa harga ayam sekitar Rp25 ribu per ekor, sekarang menjadi Rp50 ribu. Ini yang paling menonjol,” ujar Rustan Saru.

Sementara itu, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Tomat turun dari Rp20 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram. Harga bawang merah dan bawang putih terpantau stabil di kisaran Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Untuk cabai rawit, terjadi kenaikan dari Rp90 ribu menjadi Rp100 ribu bahkan mencapai Rp110 ribu per kilogram. Harga beras terpantau normal, sedangkan telur dijual Rp2.000 hingga Rp3.000 per butir tergantung ukuran.

Di pasar modern seperti Hypermart Tanah Hitam dan Saga Abepura, harga bahan kebutuhan siap saji cenderung lebih murah dibandingkan pasar tradisional. Harga gula dan minyak goreng di ritel modern berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp26 ribu per liter, sementara di pasar tradisional minyak goreng dijual sekitar Rp25 ribu per liter. Harga beras di kedua jenis pasar relatif stabil.

Baca Juga :  Blueprint Belanda  Sudah Banyak dilanggar?

Namun untuk bahan baku alami seperti sayur-sayuran dan cabai, pasar tradisional menawarkan harga yang lebih kompetitif. Cabai rawit di pasar tradisional dijual Rp110 ribu per kilogram, sedangkan di pasar modern mencapai Rp145 ribu per kilogram atau selisih sekitar Rp35 ribu.

JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, memimpin inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok (bapok) di sejumlah pasar tradisional dan modern di Jayapura, Rabu (25/2).

Sidak tersebut dilakukan bersama Kapolresta Jayapura Kota, Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Adapun lokasi yang dipantau meliputi Pasar Youtefa sebagai pasar tradisional, serta dua ritel modern yakni Hypermart Tanah Hitam dan Saga Abepura. Kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan.

Dari hasil pemantauan di Pasar Youtefa, sebagian besar harga bahan pokok terpantau relatif normal. Namun, harga daging ayam mengalami kenaikan signifikan hingga 100 persen.

Baca Juga :  Numbay Creative Festival Digelar

“Sebelum puasa harga ayam sekitar Rp25 ribu per ekor, sekarang menjadi Rp50 ribu. Ini yang paling menonjol,” ujar Rustan Saru.

Sementara itu, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Tomat turun dari Rp20 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram. Harga bawang merah dan bawang putih terpantau stabil di kisaran Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Untuk cabai rawit, terjadi kenaikan dari Rp90 ribu menjadi Rp100 ribu bahkan mencapai Rp110 ribu per kilogram. Harga beras terpantau normal, sedangkan telur dijual Rp2.000 hingga Rp3.000 per butir tergantung ukuran.

Di pasar modern seperti Hypermart Tanah Hitam dan Saga Abepura, harga bahan kebutuhan siap saji cenderung lebih murah dibandingkan pasar tradisional. Harga gula dan minyak goreng di ritel modern berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp26 ribu per liter, sementara di pasar tradisional minyak goreng dijual sekitar Rp25 ribu per liter. Harga beras di kedua jenis pasar relatif stabil.

Baca Juga :  Tangani Perkara Pidana Pilkada, PN Jayapura Siapkan Tiga Majelis  Hakim

Namun untuk bahan baku alami seperti sayur-sayuran dan cabai, pasar tradisional menawarkan harga yang lebih kompetitif. Cabai rawit di pasar tradisional dijual Rp110 ribu per kilogram, sedangkan di pasar modern mencapai Rp145 ribu per kilogram atau selisih sekitar Rp35 ribu.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya