Tuesday, February 24, 2026
26.9 C
Jayapura

Sempat Muntah Darah, Seorang Pria Meninggal di Depan Halte Bus

‎

Tim Inafis Polresta Jayapura Kota yang dipimpin Ipda Antonia Hilapok kemudian melakukan olah TKP. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sekitar pukul 10.35 WIT, jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura untuk penanganan lebih lanjut.
‎

Langkah-langkah Kepolisian yang telah dilakukan yakni menerima laporan dan mendatangi TKP, mengamankan serta memasang police line di lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, melaksanakan olah TKP bersama Tim Inafis, mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara.
‎

Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab meninggalnya korban, termasuk koordinasi dengan pihak medis serta penelusuran keluarga korban agar proses pemulasaraan jenazah dapat dilakukan sesuai ketentuan.
‎

Baca Juga :  Wali Kota Kukuhkan Pengurus Baru DPC PPDI

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, melalui Kapolsek Heram Iptu F. Andri Rihulay, mengungkapkan dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
‎

“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis untuk memastikan penyebab pastinya,” ungkap Iptu Andry.
‎

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan membantu proses pencarian keluarga korban agar dapat segera dilakukan persemayaman atau pemakaman secara layak.
Iptu Andry mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Jelang Ujian Nasional, Siswa Tidak Diwajibkan Belajar Online

‎

Tim Inafis Polresta Jayapura Kota yang dipimpin Ipda Antonia Hilapok kemudian melakukan olah TKP. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sekitar pukul 10.35 WIT, jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura untuk penanganan lebih lanjut.
‎

Langkah-langkah Kepolisian yang telah dilakukan yakni menerima laporan dan mendatangi TKP, mengamankan serta memasang police line di lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, melaksanakan olah TKP bersama Tim Inafis, mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara.
‎

Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab meninggalnya korban, termasuk koordinasi dengan pihak medis serta penelusuran keluarga korban agar proses pemulasaraan jenazah dapat dilakukan sesuai ketentuan.
‎

Baca Juga :  Dialporkan Keponakan Karena Sering Pertontonkan Alat Kemaluan

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, melalui Kapolsek Heram Iptu F. Andri Rihulay, mengungkapkan dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
‎

“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis untuk memastikan penyebab pastinya,” ungkap Iptu Andry.
‎

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan membantu proses pencarian keluarga korban agar dapat segera dilakukan persemayaman atau pemakaman secara layak.
Iptu Andry mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Diwarnai Protes, Seminar dan FGD Implementasi Otsus Batal

Berita Terbaru

Artikel Lainnya