Friday, April 12, 2024
25.7 C
Jayapura

Soal Pesta Miras, Polisi Masih Dianggap Slow Respon 

JAYAPURA – Menjawab keluhan warga terkait respon pihak kepolisian terhadap para pemabuk yang dianggap masih slow respon atau lambat, pihak kepolisian khususnya dari Polsek Jayapura Selatan memastikan akan mejadikan keluhan tersebut sebagai masukan dan akan dievaluasi.

Ini terungkap dalam Para-para Numbay Polresta di kediaman keluarga Mandagi RT 003 / RW 002 Kelurahan Hamadi Distrik Jayapura Selatan yang berdiskusi dengan Kanit Dalmas Sat Samapta Polresta Jayapura Kota Ipda M. Nauval didampingi Bhabinkamtibmas Zaenal Abidin. Dalam diskusi Kamtibmas yang dilakukan , Rabu (22/2).

  Dalam pertemuan tersebut warga mengeluhkan banyaknya orang mabuk di lingkungan setempat dan terkadang bila menghubungi pihak Kepolisian responnya lambat.

Menanggapi hal tersebut Ipda Nauval menyatakan akan mengevaluasi bersama rekan-rekan pihak Kepolisian lainnya selaku pemilik wilayah, untuk itulah Para-para Numbay hadir guna mengevaluasi kinerja kepolisian agar maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Warga juga meminta agar pihak Kepolisian dapat mendirikan Pos Polisi di lingkungan mereka, agar bila terjadi tindak pidana warga tidak main hakim sendiri.

Baca Juga :  APBD Kota Jayapura TA. 2024 Ditetapkan Rp 1,7 Triliun Lebih

  Ipda Nauval menyampaikan, bahwa hal tersebut akan disampaikan kepada Pimpinan dan terkait respon Kepolisian kiranya warga dapat memanfaatkan kedekatan Bhabinkamtibmas wilayah setempat untuk melaporkan setiap permasalahan yang ada.

  “Masih ada keluhan terkait quick respon yang disampaikan oleh masyarakat. Kami pikir ini baik untuk  selanjutnya kami dievaluasi untuk diperbaiki,” kata Ipda Nauval.

   Warga nampaknya kesal karena sering sekali merasa resah dan tidak nyaman dengan aksi atau perbuatan para pemabuk. Warga berharap ketika pihak kepolisian dihubungi bisa langsung direspon dan mendatangi lokasi yang disebutkan. Ini juga untuk mengantisipasi terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan. Sebelumnya pada Jumat Curhat, Wakapolda Papua, Brigjend Pol Ramdani Hidayat tak menampik soal masih adanya slow respon oleh anggotanya.

Baca Juga :  Serahkan Mobil Dinas ke Penjabat Sekda Kota Jayapura

  Ia ketika itu malah sempat menyampaikan akan mengevaluasi program quick respon. Sementara dalam giat tersebut juga Ipda Nauval mensosialisasikan pendaftaran bintara Polri yang sebentar lagi akan dilakukan perekrutan. “Kami berharap jika bapak ibu memiliki anak yang mau masuk polisi maka ini disiapkan secara baik mulai stamina, menjaga kesehatan, menjauhi miras terutama narkoba,” sarannya. (ade/tri)

JAYAPURA – Menjawab keluhan warga terkait respon pihak kepolisian terhadap para pemabuk yang dianggap masih slow respon atau lambat, pihak kepolisian khususnya dari Polsek Jayapura Selatan memastikan akan mejadikan keluhan tersebut sebagai masukan dan akan dievaluasi.

Ini terungkap dalam Para-para Numbay Polresta di kediaman keluarga Mandagi RT 003 / RW 002 Kelurahan Hamadi Distrik Jayapura Selatan yang berdiskusi dengan Kanit Dalmas Sat Samapta Polresta Jayapura Kota Ipda M. Nauval didampingi Bhabinkamtibmas Zaenal Abidin. Dalam diskusi Kamtibmas yang dilakukan , Rabu (22/2).

  Dalam pertemuan tersebut warga mengeluhkan banyaknya orang mabuk di lingkungan setempat dan terkadang bila menghubungi pihak Kepolisian responnya lambat.

Menanggapi hal tersebut Ipda Nauval menyatakan akan mengevaluasi bersama rekan-rekan pihak Kepolisian lainnya selaku pemilik wilayah, untuk itulah Para-para Numbay hadir guna mengevaluasi kinerja kepolisian agar maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Warga juga meminta agar pihak Kepolisian dapat mendirikan Pos Polisi di lingkungan mereka, agar bila terjadi tindak pidana warga tidak main hakim sendiri.

Baca Juga :  Anton Mote PTUN-kan  Gubernur dan BKN 

  Ipda Nauval menyampaikan, bahwa hal tersebut akan disampaikan kepada Pimpinan dan terkait respon Kepolisian kiranya warga dapat memanfaatkan kedekatan Bhabinkamtibmas wilayah setempat untuk melaporkan setiap permasalahan yang ada.

  “Masih ada keluhan terkait quick respon yang disampaikan oleh masyarakat. Kami pikir ini baik untuk  selanjutnya kami dievaluasi untuk diperbaiki,” kata Ipda Nauval.

   Warga nampaknya kesal karena sering sekali merasa resah dan tidak nyaman dengan aksi atau perbuatan para pemabuk. Warga berharap ketika pihak kepolisian dihubungi bisa langsung direspon dan mendatangi lokasi yang disebutkan. Ini juga untuk mengantisipasi terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan. Sebelumnya pada Jumat Curhat, Wakapolda Papua, Brigjend Pol Ramdani Hidayat tak menampik soal masih adanya slow respon oleh anggotanya.

Baca Juga :  Harga Minyak di Atas HET, Pemprov Segera Panggil Distributor

  Ia ketika itu malah sempat menyampaikan akan mengevaluasi program quick respon. Sementara dalam giat tersebut juga Ipda Nauval mensosialisasikan pendaftaran bintara Polri yang sebentar lagi akan dilakukan perekrutan. “Kami berharap jika bapak ibu memiliki anak yang mau masuk polisi maka ini disiapkan secara baik mulai stamina, menjaga kesehatan, menjauhi miras terutama narkoba,” sarannya. (ade/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya