Tawuran Pelajar di Kotaraja, Anarkis dan Resahkan Warga   

​JAYAPURA – Aksi tawuran antar-pelajar kembali pecah di kawasan Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Kamis (20/8) sekitar pukul 12.30 WIT.  Keributan yang melibatkan puluhan siswa dari SMKN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Dharma tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama menjadi macet.

  Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan menghentikan kendaraannya untuk menghindari lemparan material berbahaya. Ceceran pecahan kaca dan batu tampak bertebaran di atas  aspal jalanan pasca-kejadian. Selain itu, satu unit mobil milik warga dilaporkan terkena lemparan batu.

  Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok saat dikonfirmasi mengaku begitu mendengar laporan terjadi tawuran pelajar, jajarannya langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna meredam situasi dan memisahkan kedua kelompok siswa.

Baca Juga :  Tuntut Ganti Rugi, SMAN 3 Merauke Sempat Dipalang   

  “Terkait tawuran tadi, Polsek Abepura sudah ke TKP untuk mengamankan kedua belah pihak,” ujar Kompol Paulus kepada Cenderawasih Pos, Kamis (20/8).

  Guna mencegah bentrokan susulan di jalan, kepolisian menerapkan strategi pemulangan secara bertahap. Pihak kepolisian memulangkan siswa SMKN 3 Jayapura terlebih dahulu, sementara siswa SMA YPPK Taruna Dharma ditahan sementara di lokasi aman sebelum akhirnya diizinkan pulang.

​JAYAPURA – Aksi tawuran antar-pelajar kembali pecah di kawasan Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Kamis (20/8) sekitar pukul 12.30 WIT.  Keributan yang melibatkan puluhan siswa dari SMKN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Dharma tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama menjadi macet.

  Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan menghentikan kendaraannya untuk menghindari lemparan material berbahaya. Ceceran pecahan kaca dan batu tampak bertebaran di atas  aspal jalanan pasca-kejadian. Selain itu, satu unit mobil milik warga dilaporkan terkena lemparan batu.

  Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok saat dikonfirmasi mengaku begitu mendengar laporan terjadi tawuran pelajar, jajarannya langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna meredam situasi dan memisahkan kedua kelompok siswa.

Baca Juga :  Bawa Mobil Dalam Pengaruh Miras, Tewaskan Pengendara Motor

  “Terkait tawuran tadi, Polsek Abepura sudah ke TKP untuk mengamankan kedua belah pihak,” ujar Kompol Paulus kepada Cenderawasih Pos, Kamis (20/8).

  Guna mencegah bentrokan susulan di jalan, kepolisian menerapkan strategi pemulangan secara bertahap. Pihak kepolisian memulangkan siswa SMKN 3 Jayapura terlebih dahulu, sementara siswa SMA YPPK Taruna Dharma ditahan sementara di lokasi aman sebelum akhirnya diizinkan pulang.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya