Hingga Februari, Pembayaran Klaim JKN Capai Rp235 M

JAYAPURA – BPJS Kesehatan Cabang Jayapura mencatat pembayaran klaim program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Papua mencapai Rp235 miliar hingga Februari 2026. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol, mengatakan realisasi pembayaran klaim tersebut mencerminkan komitmen pihaknya dalam memastikan peserta JKN memperoleh layanan kesehatan yang optimal di fasilitas kesehatan mitra.

“Tingginya nilai klaim juga menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap program JKN, baik untuk pelayanan dasar di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan lanjutan di rumah sakit,” katanya di Jayapura, Sabtu.

Menurut Erika, selain pembayaran klaim pihaknya juga terus mendorong perluasan cakupan kepesertaan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu melalui segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Baca Juga :  Orang Port Numbay Harus Pimpin Negerinya Sendiri

“Reaktivasi peserta PBI menjadi langkah penting agar masyarakat yang sebelumnya tidak aktif kembali mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.

Dia menjelaskan, hingga saat ini, progres reaktivasi peserta PBI di Papua telah mencapai 2.706 jiwa. Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan masyarakat yang berhak dapat terdaftar dan aktif sebagai peserta JKN.

“Kami juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan sistem digital serta kemudahan akses administrasi bagi peserta di seluruh wilayah Papua,” katanya lagi.

Dia menambahkan capaian kepesertaan JKN di wilayah Papua menunjukkan tren yang sangat positif di mana hingga 28 Februari 2026, cakupan kepesertaan JKN telah mencapai lebih dari 98 persen dari total penduduk Papua, sementara tingkat keaktifan peserta mencapai 85,34 persen atau sebanyak 4.901.664 jiwa.

Baca Juga :  Bentuk Tim, Komnas HAM  Rekonstruksi di Dekai

JAYAPURA – BPJS Kesehatan Cabang Jayapura mencatat pembayaran klaim program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Papua mencapai Rp235 miliar hingga Februari 2026. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol, mengatakan realisasi pembayaran klaim tersebut mencerminkan komitmen pihaknya dalam memastikan peserta JKN memperoleh layanan kesehatan yang optimal di fasilitas kesehatan mitra.

“Tingginya nilai klaim juga menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap program JKN, baik untuk pelayanan dasar di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan lanjutan di rumah sakit,” katanya di Jayapura, Sabtu.

Menurut Erika, selain pembayaran klaim pihaknya juga terus mendorong perluasan cakupan kepesertaan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu melalui segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Baca Juga :  Pola Asuh dan Pendidikan Sejak Dini Tentukan Kualitas Generasi Masa Depan

“Reaktivasi peserta PBI menjadi langkah penting agar masyarakat yang sebelumnya tidak aktif kembali mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.

Dia menjelaskan, hingga saat ini, progres reaktivasi peserta PBI di Papua telah mencapai 2.706 jiwa. Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan masyarakat yang berhak dapat terdaftar dan aktif sebagai peserta JKN.

“Kami juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan sistem digital serta kemudahan akses administrasi bagi peserta di seluruh wilayah Papua,” katanya lagi.

Dia menambahkan capaian kepesertaan JKN di wilayah Papua menunjukkan tren yang sangat positif di mana hingga 28 Februari 2026, cakupan kepesertaan JKN telah mencapai lebih dari 98 persen dari total penduduk Papua, sementara tingkat keaktifan peserta mencapai 85,34 persen atau sebanyak 4.901.664 jiwa.

Baca Juga :  Kasdam: Generasi Muda Semangat dan Mental Dilandasi Iman

Berita Terbaru

Artikel Lainnya