Giliran Dua Rumah di Hamadi Ludes Terbakar

JAYAPURA–Kebakaran kembali terjadi di Kota Jayapura. Jika sebelumnya kebakaran melanda pemukiman di Dok VIII Jayapura Utara dan Ruko depan Denzipur Waena, maka Jumat (15/5) kemarin giliran rumah di Kelurahan Hamadi yang terbakar. Dua rumah semi permanen yang ludes terbakar ini berada di wilayah RT/RW 05/03 Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, tepatnya di belakang Pasar Hamadi. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan beserta barang-barang di dalam rumah hangus dilalap api.

Salah satu penghuni rumah, Abraham Sineri, mengatakan saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong. Ia bersama ibunya sedang bekerja sehingga tidak mengetahui pasti penyebab munculnya api. Beruntung, warga setempat bergerak cepat membantu memadamkan kobaran api sebelum merembet lebih luas.

Baca Juga :  Pimpin Apel Terakhir, Pekey Minta Doa Restu

“Warga di kompleks ini tidak ada yang lihat api muncul dari mana. Mereka hanya lihat tiba-tiba kepulan asap keluar dari atap rumah yang berlantai dua,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos.

Abraham mengaku sedih karena banyak barang berharga milik keluarga tidak sempat diselamatkan, termasuk perlengkapan rumah tangga dan barang pecah belah yang telah dipersiapkan untuk kebutuhan pernikahan di masa mendatang.

“Kalau di lantai duanya itu rumah kos, tapi sekarang sudah tidak ada yang tinggal. Selama ini kami taruh barang-barang di atas,” katanya.

Ia menjelaskan, warga sekitar langsung berupaya memadamkan api dengan menyiram air laut menggunakan ember sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. “Begitu api membesar, warga langsung timba air laut lalu siram. Tidak lama kemudian, pemadam datang bantu padamkan api,” tuturnya.

Baca Juga :  Kartini Jayapura Harus Bisa Menjawab Tantangan Daerah

Pasca kebakaran, Abraham bersama keluarganya sementara tinggal di rumah kerabat yang berada di samping lokasi kejadian. Ia berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Jayapura agar keluarganya dapat kembali memiliki tempat tinggal.

“Sementara kami tinggal di keluarga. Kami berharap pemerintah bisa melihat kondisi kami dan membantu membangun kembali rumah baru,” harapnya.

JAYAPURA–Kebakaran kembali terjadi di Kota Jayapura. Jika sebelumnya kebakaran melanda pemukiman di Dok VIII Jayapura Utara dan Ruko depan Denzipur Waena, maka Jumat (15/5) kemarin giliran rumah di Kelurahan Hamadi yang terbakar. Dua rumah semi permanen yang ludes terbakar ini berada di wilayah RT/RW 05/03 Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, tepatnya di belakang Pasar Hamadi. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan beserta barang-barang di dalam rumah hangus dilalap api.

Salah satu penghuni rumah, Abraham Sineri, mengatakan saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong. Ia bersama ibunya sedang bekerja sehingga tidak mengetahui pasti penyebab munculnya api. Beruntung, warga setempat bergerak cepat membantu memadamkan kobaran api sebelum merembet lebih luas.

Baca Juga :  Belum Ada Laporan Virus Demam Babi 

“Warga di kompleks ini tidak ada yang lihat api muncul dari mana. Mereka hanya lihat tiba-tiba kepulan asap keluar dari atap rumah yang berlantai dua,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos.

Abraham mengaku sedih karena banyak barang berharga milik keluarga tidak sempat diselamatkan, termasuk perlengkapan rumah tangga dan barang pecah belah yang telah dipersiapkan untuk kebutuhan pernikahan di masa mendatang.

“Kalau di lantai duanya itu rumah kos, tapi sekarang sudah tidak ada yang tinggal. Selama ini kami taruh barang-barang di atas,” katanya.

Ia menjelaskan, warga sekitar langsung berupaya memadamkan api dengan menyiram air laut menggunakan ember sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. “Begitu api membesar, warga langsung timba air laut lalu siram. Tidak lama kemudian, pemadam datang bantu padamkan api,” tuturnya.

Baca Juga :  Maraknya Kebakaran, Wali Kota Minta Damkar Siaga Penuh

Pasca kebakaran, Abraham bersama keluarganya sementara tinggal di rumah kerabat yang berada di samping lokasi kejadian. Ia berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Jayapura agar keluarganya dapat kembali memiliki tempat tinggal.

“Sementara kami tinggal di keluarga. Kami berharap pemerintah bisa melihat kondisi kami dan membantu membangun kembali rumah baru,” harapnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya