Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jayapura, Septinus Ireeuw, mengatakan dua unit rumah terdampak dalam kebakaran tersebut. Namun, kerusakan terparah dialami rumah berlantai dua milik keluarga almarhum Yosafat Sineri.
“Proses pemadaman berlangsung hampir satu jam. Kami menurunkan empat unit armada, terdiri dari tiga mobil water cannon dan satu mobil suplai,” ungkapnya.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan berhati-hati saat menggunakan kompor di dapur. “Kami juga mengapresiasi semangat kebersamaan warga Hamadi dalam membantu memadamkan api sehingga kebakaran tidak merembet ke rumah warga lainnya. Ini penting, terutama di kawasan permukiman padat penduduk,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jayapura, Septinus Ireeuw, mengatakan dua unit rumah terdampak dalam kebakaran tersebut. Namun, kerusakan terparah dialami rumah berlantai dua milik keluarga almarhum Yosafat Sineri.
“Proses pemadaman berlangsung hampir satu jam. Kami menurunkan empat unit armada, terdiri dari tiga mobil water cannon dan satu mobil suplai,” ungkapnya.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan berhati-hati saat menggunakan kompor di dapur. “Kami juga mengapresiasi semangat kebersamaan warga Hamadi dalam membantu memadamkan api sehingga kebakaran tidak merembet ke rumah warga lainnya. Ini penting, terutama di kawasan permukiman padat penduduk,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q