“Permasalahan sosial tidak dapat diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan pendekatan yang holistik dan terintegrasi. Karena itu, kegiatan ini sangat penting, tidak hanya memberikan bimbingan sosial, tetapi juga mendorong proses reunifikasi keluarga, mengembalikan individu ke lingkungan keluarga yang aman dan mendukung,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan akses terhadap dokumen kependudukan yang sah, seperti KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran. Menurutnya, dokumen kependudukan merupakan pintu masuk utama untuk memperoleh berbagai layanan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial hingga perlindungan hukum.
“Tanpa dokumen tersebut, seseorang akan semakin terpinggirkan. Karena itu, layanan administrasi kependudukan menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan sosial,” tambahnya.
Wali Kota turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta berbagai stakeholder lainnya yang telah bersinergi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal Kota Jayapura yang menjunjung tinggi kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat administratif, tetapi juga mampu memberikan penguatan mental, motivasi, dan harapan baru bagi para peserta untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Kepada para pendamping dan pekerja sosial, saya berpesan agar terus menjalankan tugas mulia ini dengan penuh keikhlasan, empati, dan profesionalisme,” pesannya.