Friday, January 30, 2026
25.6 C
Jayapura

Dorong Penyediaan Tenaga Lab  Kesehatan yang Handal

JAYAPURADirektur Akademi Teknologi Medik Papua, Robby Kayame mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan sumber daya kesehatan manusia di tanah Papua,  laboratorium menjadi salah satu kebutuhan yang sangat mendesak saat ini.

   “Untuk itu kami telah mendirikan Akademi Teknologi Medik, atau Laboratorium Medical Papua, dengan gelar lulusanya D4 sarjana terapan. Itu satu-satunya kampus di Papua dan di Indonesia Timur,” kata Robby Kayame, Sabtu (15/2).

   Menurut Robby, tahun ini merupakan tahun kedua sekolah itu berdiri dan pada tahun ini pihaknya membuka kesempatan bagi  sekitar 100 mahasiswa baru. Kata dia, sejak dibuka tahun lalu, respon masyarakat  sangat positif  terutama dengan melihat animo pada saat pendaftaran masuk di lembaga itu.

Baca Juga :  Miris, Puluhan Anak Asli Papua Tidak Sekolah

   Menurutnya kehadiran kampus itu merupakan satu hal penting untuk peningkatan kualitas kesehatan di tanah Papua. Apalagi di Papua ini merupakan lumbung penyakit-penyakit menular seperti TBC, malaria, HIV AIDS, termasuk kusta, frambusia,  filariasis atau kaki gajah, sipilis.

   Selain itu, ada juga penyakit-penyakit tidak menular seperti gula darah, stroke, jantung. Karena itu dibutuhkan tenaga-tenaga medis yang handal untuk melakukan pemeriksaan di laboratorium.

Dia mengatakan pembangunan atau kehadiran kampus ini didasari karena adanya satu semangat yang besar untuk memberikan pelayanan yang berkualitas terutama bagi masyarakat dalam hal pemeriksaan di laboratorium.

    Karena saat ini tenaga laboratorium yang ada di Papua menurutnya masih kurang dan perlu ditambah dengan kapasitas yang lebih banyak dan tentunya kualitas yang betul-betul baik.

Baca Juga :  Penutur Bahasa Daerah Terancam Punah

“Kalau dokter perawat bidan itu cukup, tetapi kalau tenaga laboratorium ini, kita masih kurang,” ungkapnya.

   Karena itu, dia berharap kehadiran mahasiswa yang belajar di kampus itu kedepannya bisa memenuhi kebutuhan tenaga laboratorium yang handal di sejumlah fasilitas kesehatan mulai dari klinik, Puskesmas hingga rumah sakit baik di Kota Jayapura maupun di wilayah tanah Papua secara umum termasuk di daerah otonomi baru.(roy).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURADirektur Akademi Teknologi Medik Papua, Robby Kayame mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan sumber daya kesehatan manusia di tanah Papua,  laboratorium menjadi salah satu kebutuhan yang sangat mendesak saat ini.

   “Untuk itu kami telah mendirikan Akademi Teknologi Medik, atau Laboratorium Medical Papua, dengan gelar lulusanya D4 sarjana terapan. Itu satu-satunya kampus di Papua dan di Indonesia Timur,” kata Robby Kayame, Sabtu (15/2).

   Menurut Robby, tahun ini merupakan tahun kedua sekolah itu berdiri dan pada tahun ini pihaknya membuka kesempatan bagi  sekitar 100 mahasiswa baru. Kata dia, sejak dibuka tahun lalu, respon masyarakat  sangat positif  terutama dengan melihat animo pada saat pendaftaran masuk di lembaga itu.

Baca Juga :  Mantan Anggota MRP Geruduk Kantor Gubenur Papua

   Menurutnya kehadiran kampus itu merupakan satu hal penting untuk peningkatan kualitas kesehatan di tanah Papua. Apalagi di Papua ini merupakan lumbung penyakit-penyakit menular seperti TBC, malaria, HIV AIDS, termasuk kusta, frambusia,  filariasis atau kaki gajah, sipilis.

   Selain itu, ada juga penyakit-penyakit tidak menular seperti gula darah, stroke, jantung. Karena itu dibutuhkan tenaga-tenaga medis yang handal untuk melakukan pemeriksaan di laboratorium.

Dia mengatakan pembangunan atau kehadiran kampus ini didasari karena adanya satu semangat yang besar untuk memberikan pelayanan yang berkualitas terutama bagi masyarakat dalam hal pemeriksaan di laboratorium.

    Karena saat ini tenaga laboratorium yang ada di Papua menurutnya masih kurang dan perlu ditambah dengan kapasitas yang lebih banyak dan tentunya kualitas yang betul-betul baik.

Baca Juga :  Dulu Anggaran RSUD Jayapura Ratusan Miliar, Kini Hanya Rp 26 Miliar

“Kalau dokter perawat bidan itu cukup, tetapi kalau tenaga laboratorium ini, kita masih kurang,” ungkapnya.

   Karena itu, dia berharap kehadiran mahasiswa yang belajar di kampus itu kedepannya bisa memenuhi kebutuhan tenaga laboratorium yang handal di sejumlah fasilitas kesehatan mulai dari klinik, Puskesmas hingga rumah sakit baik di Kota Jayapura maupun di wilayah tanah Papua secara umum termasuk di daerah otonomi baru.(roy).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Persipura Dihantam Badai Cedera

Anggaran MRP 2026 Turun Signifikan

Direktur RSUD Abepura Siap Diaudit

Artikel Lainnya