JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru kembali melanjutkan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Kali ini, sidak dilakukan di Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pariwisata (Dispar), Rabu (14/1).
Dalam sidak tersebut, Rustan Saru mengakui adanya peningkatan tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di kedua OPD tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan, tingkat kehadiran pegawai di Dinas Sosial mencapai 92 persen, sementara di Dinas Pariwisata sebesar 87 persen.
“Dari hasil sidak hari ini, kita melihat kehadiran pegawai sudah mulai membaik. Ini perkembangan positif yang harus terus dijaga,” ujar Rustan Saru.
Ia menegaskan, disiplin kehadiran menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh OPD diminta untuk terus menjaga bahkan meningkatkan tingkat kehadiran pegawai agar berdampak langsung pada produktivitas dan capaian program kerja.
“Kalau kehadiran baik, maka pelayanan kepada masyarakat dan kinerja OPD juga akan semakin maksimal. Ini yang terus kita dorong,” tegasnya.
JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru kembali melanjutkan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Kali ini, sidak dilakukan di Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pariwisata (Dispar), Rabu (14/1).
Dalam sidak tersebut, Rustan Saru mengakui adanya peningkatan tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di kedua OPD tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan, tingkat kehadiran pegawai di Dinas Sosial mencapai 92 persen, sementara di Dinas Pariwisata sebesar 87 persen.
“Dari hasil sidak hari ini, kita melihat kehadiran pegawai sudah mulai membaik. Ini perkembangan positif yang harus terus dijaga,” ujar Rustan Saru.
Ia menegaskan, disiplin kehadiran menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh OPD diminta untuk terus menjaga bahkan meningkatkan tingkat kehadiran pegawai agar berdampak langsung pada produktivitas dan capaian program kerja.
“Kalau kehadiran baik, maka pelayanan kepada masyarakat dan kinerja OPD juga akan semakin maksimal. Ini yang terus kita dorong,” tegasnya.