JAYAPURA – Setelah sering terjadi longsor setiap kali terjadi hujan, Tembok Penahan Tebing (TPT) Jalan Raya Ringroad akhirnya mulai dilakukan perbaikan, Selasa (14/4). Proyek perbaikan ini diperkirakan akan memakan waktu cukup lama, mengingat kerusakan yang terjadi di lokasi cukup parah, serta didukung dengan kondisi cuaca di Kota Jayapura tidak stabil.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi proyek pembangunan sedang berlangsung, sejumlah alat berat dan beberapa kendaraan dump truk telah dikerahkan guna mempercepat proses pengerjaan.
Meski proses pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas di kawasan tersebut tetap berjalan dengan pengaturan khusus berupa sistem buka-tutup dan satu jalur. Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, area proyek dilengkapi dengan rambu dan pembatas berupa kerucut lalu lintas.
Di pintu masuk dari arah Abepura dan pantai Hamadi petugas disiagakan untuk mengatur arus kendaraan yang melintas secara bergantian di satu jalur yang tidak sedang dikerjakan.
Kepada Cenderawasih Pos, Berto (30) salah seorang pekerja di TPT Jalan Raya Ringroad meminta kepada pengendara untuk mematuhi rambu, memperlambat kendaraan, dan mengikuti arahan petugas.
Hal ini ia sampaikan karena potensi kemacetan tinggi, terutama di jam sibuk akan terjadi, sehingga disarankan menggunakan jalur alternatif.
JAYAPURA – Setelah sering terjadi longsor setiap kali terjadi hujan, Tembok Penahan Tebing (TPT) Jalan Raya Ringroad akhirnya mulai dilakukan perbaikan, Selasa (14/4). Proyek perbaikan ini diperkirakan akan memakan waktu cukup lama, mengingat kerusakan yang terjadi di lokasi cukup parah, serta didukung dengan kondisi cuaca di Kota Jayapura tidak stabil.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi proyek pembangunan sedang berlangsung, sejumlah alat berat dan beberapa kendaraan dump truk telah dikerahkan guna mempercepat proses pengerjaan.
Meski proses pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas di kawasan tersebut tetap berjalan dengan pengaturan khusus berupa sistem buka-tutup dan satu jalur. Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, area proyek dilengkapi dengan rambu dan pembatas berupa kerucut lalu lintas.
Di pintu masuk dari arah Abepura dan pantai Hamadi petugas disiagakan untuk mengatur arus kendaraan yang melintas secara bergantian di satu jalur yang tidak sedang dikerjakan.
Kepada Cenderawasih Pos, Berto (30) salah seorang pekerja di TPT Jalan Raya Ringroad meminta kepada pengendara untuk mematuhi rambu, memperlambat kendaraan, dan mengikuti arahan petugas.
Hal ini ia sampaikan karena potensi kemacetan tinggi, terutama di jam sibuk akan terjadi, sehingga disarankan menggunakan jalur alternatif.