Wednesday, January 21, 2026
23.5 C
Jayapura

Pemkot Diminta Update Kasus Dugaan Penimbunan BBM

JAYAPURA – Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw, mengapresiasi langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura dibawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Rustan Saru, khususnya melalui pembentukan Tim Keamanan Terpadu (Garnisus).

Menurut Barend, kehadiran Tim Terpadu ini menjadi salah satu program unggulan Pemkot Jayapura dalam memperkuat pengawasan dan menjaga ketertiban di wilayah kota. Dalam beberapa waktu terakhir, Tim ini mengungkap dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) yang melibatkan oknum angkutan umum.

“Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan, tim menemukan berbagai modus penimbunan BBM, mulai dari modifikasi tangki kendaraan angkutan umum menjadi berkapasitas besar hingga penggunaan mobil boks yang dimodifikasi menyerupai tangki BBM,” ungkap Barto saat ditemui Cepos di kantor DPR, Selasa (13/1).

Baca Juga :  Kondisi JPO Padang Bulan Tak Jauh Beda dengan di Kota

Ia menilai, temuan tersebut merupakan langkah awal yang sangat baik dalam upaya pengawasan distribusi BBM di Kota Jayapura. Namun demikian, Barend menegaskan bahwa hingga saat ini masyarakat masih menunggu kejelasan tindak lanjut dan hasil akhir dari sidak tersebut.

“Setelah sidak dilakukan, publik belum mendapatkan informasi lanjutan. Masyarakat menunggu ending dari penanganan kasus dugaan penimbunan BBM ini,” tegasnya.

JAYAPURA – Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw, mengapresiasi langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura dibawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Rustan Saru, khususnya melalui pembentukan Tim Keamanan Terpadu (Garnisus).

Menurut Barend, kehadiran Tim Terpadu ini menjadi salah satu program unggulan Pemkot Jayapura dalam memperkuat pengawasan dan menjaga ketertiban di wilayah kota. Dalam beberapa waktu terakhir, Tim ini mengungkap dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) yang melibatkan oknum angkutan umum.

“Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan, tim menemukan berbagai modus penimbunan BBM, mulai dari modifikasi tangki kendaraan angkutan umum menjadi berkapasitas besar hingga penggunaan mobil boks yang dimodifikasi menyerupai tangki BBM,” ungkap Barto saat ditemui Cepos di kantor DPR, Selasa (13/1).

Baca Juga :  Lakukan Sidak, Pemkot Jayapura Pastikan Bapok Aman

Ia menilai, temuan tersebut merupakan langkah awal yang sangat baik dalam upaya pengawasan distribusi BBM di Kota Jayapura. Namun demikian, Barend menegaskan bahwa hingga saat ini masyarakat masih menunggu kejelasan tindak lanjut dan hasil akhir dari sidak tersebut.

“Setelah sidak dilakukan, publik belum mendapatkan informasi lanjutan. Masyarakat menunggu ending dari penanganan kasus dugaan penimbunan BBM ini,” tegasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya